IHSG Berpotensi Menguat, BNI Sekuritas Sarankan ‘Buy’ MINA, BUVA, BRMS, dan Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini Jumat (24/10/2025). Prediksi ini disampaikan CFP Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

“Kami memperkirakan IHSG masih melanjutkan kenaikan,” ujarnya dalam laporan riset pagi ini.

Menurut Fanny, IHSG diperkirakan akan kembali menguji level resistance di 8.300 dan 8.350, dengan area support berada di kisaran 8.250 dan 8.200.

Pada perdagangan Kamis (23/10/2025), IHSG naik 121,799 poin atau 1,49% ke level 8.274,352 dibandingkan penutupan Rabu (22/10/2025) di posisi 8.152,553. Kenaikan ini sejalan dengan aksi beli investor asing yang mencatatkan net buy sebesar Rp948 miliar di pasar reguler. Masuknya dana asing memberi dorongan kuat pada pergerakan indeks di tengah sentimen positif dari pasar global maupun domestik.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan. “Trading idea hari ini: MINA, BUVA, BRMS, BMRI, JARR, dan BUMI*,”tambah Fanny.

Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas:

  1. MINA – Spec Buy
    • Area beli: Rp193–Rp196
    • Cutloss: di bawah Rp190
    • Target dekat: Rp200–Rp210
  2. BUVA – BoW
    • Area beli: Rp710–Rp730
    • Cutloss: di bawah Rp700
    • Target dekat: Rp780–Rp800
  3. BRMS – Spec Buy
    • Area beli: Rp875–Rp920
    • Cutloss: di bawah Rp870
    • Target dekat: Rp940–Rp990
  4. BMRI – Spec Buy
    • Area beli: Rp4.400–Rp4.430
    • Cutloss: di bawah Rp4.380
    • Target dekat: Rp4.540–Rp4.600
  5. JARR – Spec Buy
    • Area beli: Rp4.870–Rp5.050
    • Cutloss: di bawah Rp4.850
    • Target dekat: Rp5.200–Rp5.400
  6. BUMI – Spec Buy
    • Area beli: Rp128–Rp132
    • Cutloss: di bawah Rp127
    • Target dekat: Rp135–Rp140

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Tegaskan Belum Ada Revisi Target IPO, Kualitas Calon Emiten Jadi Prioritas Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan belum...

Transaksi Jumbo! Pengendali NSSS Divestasi 5,5% Saham Perusahaan Rp1,048 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Samuel Tumbuh Bersama (STB), salah satu pemegang...

OJK Gelar Fit and Proper Test Direksi BEI, Nama Terpilih Diumumkan Paling Lambat 22 Juni

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan tengah memproses...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru