STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sumber Garam Pratama, pemegang saham pengendali PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menjual 157.926.000 lembar (4%) sahamnya dalam emiten industri kreatif seperti omnichannel dan ritel omnichannel tersebut pada tanggal 8 Januari 2026.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Jumat 9 Januari 2026, Sumber Garam Pratama, menjual saham FOLK pada harga Rp75 per lembar sehingga berhasil meraih keuntungan sebesar Rp11,84 miliar.
Tujuan transaksi adalah merealisasikan keuntungan investasi atas saham FOLK. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Sumber Garam Pratama atas FOLK turun menjadi 970.070.781 (24,57%) dari sebelumnya 1.127.996.781 (28,57%) saham.
Hingga kuartal III 2025, FOLK masih mencatat kerugian bersih sebesar Rp10,51 miliar, berkurang sekitar 17,39% dibanding rugi Rp12,72 miliar pada kuartal III 2024. Penjualan bersih Perseroan turun 6,52% menjadi Rp14,05 miliar pada kuartal III 2025, dari Rp15,04 miliar di periode sama 2024.
Pada perdagangan sesi pertama di BEI, Senin 12 Januari 2026, saham FOLK tercatat Rp800 per unit, melonjak 14,29% dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan perdagangan, saham FOLK telah meningkat sebesar 44,62%, dari Rp484 per saham, menjadi Rp700 per saham. Jika dibandingkan antara harga penutupan 12 Desember sebesar Rp490 terhadap penutupan Jumat, 09 Januari 2026, saham FOLK meningkat sebesar 42,85%. (konrad)
