back to top

Sempat Terbang Ugal-ugalan, Gembok Saham Ini Akhirnya Dibuka BEI! Bakal Lanjut Meroket?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka gembok perdagangan satu saham. Otoritas bursa resmi mencabut suspensi saham PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT). Pencabutan status penghentian sementara ini mulai berlaku pada perdagangan sesi I, Jumat (13/3/2026).

Keputusan pembukaan suspensi ini merujuk pada hasil evaluasi otoritas bursa terhadap kondisi saham perusahaan. Perdagangan saham TIRT kini kembali normal seperti biasa.

“Berdasarkan penilaian Bursa, suspensi atas perdagangan saham TIRT di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali,” kata Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterbukaan informasi, Kamis (12/3/2026).

Sebelumnya, BEI sempat menghentikan sementara perdagangan saham emiten kayu ini. Suspensi tersebut berlaku cukup lama sejak sesi I pada Senin (2/3/2026).

Langkah penggembokan ini merupakan bentuk perlindungan bagi para investor. Harga saham TIRT sebelumnya mengalami lonjakan kumulatif secara signifikan di luar kebiasaan. BEI pun mengimbau para investor untuk selalu mencermati keterbukaan informasi dari pihak perseroan.

Harga Saham

Saham TIRT memang sempat melesat tajam sebelum terkena suspensi. Pada akhir perdagangan Jumat (27/2/2026), saham emiten sektor bahan baku ini ditutup menguat signifikan.

Posisi harganya bertengger di level Rp1.000 per saham. Angka tersebut naik 65 poin atau 6,95%. Sehari sebelumnya, harga saham TIRT masih berada di posisi Rp935 per saham.

Sepanjang sesi perdagangan, saham TIRT dibuka di level Rp880 dan bergerak hingga menyentuh harga tertinggi Rp1.000 per saham, yang sekaligus menjadi harga penutupannya. Aktivitas perdagangan tercatat dengan volume sekitar 3,07 juta saham. Adapun nilai transaksi mencapai sekitar Rp2,94 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 587 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Leyand International (LAPD) Siap Jual Anak Usaha dan Banting Setir ke Bisnis Tambang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Leyand International Tbk (LAPD) tengah...

BEI Ungkap Strategi Dongkrak Free Float Emiten, Rights Issue hingga Divestasi Jadi Opsi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong...

Sah! DPR Tetapkan 5 Komisioner OJK Baru, Friderica Widyasari Dewi Jabat Ketua

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru