Harga Melejit Signifikan, BEI Gembok Saham Ini Mulai Sesi Pertama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Citatah Tbk (CTTH). Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham emiten tersebut.

Kebijakan suspensi ini berlaku mulai perdagangan sesi I hari Senin, 27 April 2026. Penghentian perdagangan dilakukan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.

Mulyana, P.H., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, memberikan penjelasan terkait keputusan tersebut. Menurutnya, langkah ini bertujuan memberikan perlindungan maksimal bagi para pemodal.

“BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham CTTH dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,” ujar Mulyana dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (27/4/2026).

Pihak bursa ingin memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar. Investor diharapkan dapat mempertimbangkan setiap pengambilan keputusan investasi secara matang. Hal ini harus didasarkan pada informasi yang tersedia pada saham CTTH.

Berdasarkan data perdagangan hari Jumat (24/4/2026), saham CTTH ditutup melonjak Rp31 atau naik 23,85% ke posisi Rp161 per saham. Pada hari yang sama, saham ini sempat menyentuh harga tertinggi di level Rp169 per saham.

Volume perdagangan saham CTTH tercatat mencapai 399.528.000 saham. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar atau market cap perseroan saat ini berada pada angka Rp198,16 miliar.

Harga saham CTTH sendiri telah bergerak fluktuatif sepanjang tahun ini. Tercatat harga terendahnya berada di level Rp70 per saham pada 9 Maret 2026. Namun, harga terus merangkak naik hingga mencapai puncaknya di Rp161 pada penutupan pekan lalu.

BEI mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi. Seluruh informasi resmi akan disampaikan oleh pihak Perseroan secara berkala melalui kanal yang tersedia.

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi. (daiz/konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Awal Perdagangan, IHSG Naik 1,05% ke 7.204,237 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

BEI Pantau Ketat Transaksi Dua Saham Emiten, Resmi Masuk Radar UMA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi...

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada CUAN dan TPIA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru