STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mencatat kinerja keuangan yang membaik pada tahun buku 2025. Perseroan dahulu bernama PT Hero Supermarket Tbk ini berhasil membukukan laba bersih konsolidasi Rp160,33 miliar atau Rp38 per saham. Ini berbanding terbalik dengan kondisi Perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang masih menanggung rugi bersih sebesar Rp5,58 miliar (Rugi Rp1 per saham).
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang dipublikasikan 12 Maret 2026, lonjakan kinerja ini terjadi setelah Perseroan mencatat laba dari operasi yang dilanjutkan sebesar Rp38,37 miliar. Pada 2024, segmen ini masih mencatat rugi Rp146,26 miliar.
Selain itu, laba dari operasi yang dihentikan juga memberi kontribusi signifikan sebesar Rp121,95 miliar pada 2025. Meski demikian, angka tersebut turun dari Rp140,68 miliar pada tahun sebelumnya.
Pendapatan bersih DFI Retail Nusantara mencapai Rp4,84 triliun pada 2025. Angka ini meningkat 6,69% dibanding Rp4,54 triliun pada 2024.Pendapatan tersebut berasal dari kegiatan usaha ritel Perseroan dan entitas anak. Bisnis ini mencakup kegiatan penjualan produk ritel melalui jaringan usaha Grup di Indonesia.
Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat tipis menjadi Rp2,65 triliun dari Rp2,62 triliun pada 2024. Namun demikian, laba kotor Perseroan tetap naik 14,48% menjadi Rp2,19 triliun dibanding Rp1,91 triliun pada tahun sebelumnya.
Di sisi lain, beban usaha naik menjadi Rp2,10 triliun pada 2025 dari Rp1,84 triliun pada 2024. Sementara itu, biaya keuangan turun cukup signifikan menjadi Rp120,65 miliar dari Rp206,71 miliar pada tahun sebelumnya.
Penurunan biaya keuangan tersebut membantu memperbaiki kinerja laba Perseroan. Selain itu, Perseroan juga mencatat penghasilan lain bersih sebesar Rp75,02 miliar, meningkat dibanding Rp14,88 miliar pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset DFI Retail Nusantara tercatat Rp4,42 triliun per 31 Desember 2025. Nilai ini menurun 6,24% dibanding Rp4,71 triliun pada akhir 2024.
Total liabilitas Perseroan mencapai Rp2,76 triliun pada 2025. Angka ini turun dari Rp3,22 triliun pada 2024.
Sementara itu, ekuitas Perseroan meningkat menjadi Rp1,65 triliun pada 2025 dari Rp1,49 triliun pada 2024.
Peningkatan ekuitas tersebut terutama ditopang laba bersih yang berhasil dicatat Perseroan sepanjang tahun 2025.
DFI Retail Nusantara merupakan perusahaan ritel yang sebelumnya dikenal sebagai PT Hero Supermarket Tbk. Perseroan menjalankan kegiatan usaha ritel melalui berbagai entitas anak di Indonesia.
