STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (20/4/2026) ditutup melemah. Indeks terkoreksi sebesar 39,893 poin atau turun 0,52% ke level 7.594,111. Posisi ini merosot dibandingkan penutupan Jumat (17/4/2026) di level 7.634,004.
Data perdagangan mencatat IHSG sebenarnya dibuka menguat pada posisi 7.663,395. Namun, sebanyak 424 saham akhirnya berakhir di zona merah. Sementara itu, 247 saham mengalami kenaikan dan 148 saham tidak bergerak atau stagnan. Investor asing mencatatkan beli bersih (net foreign buy) di pasar reguler senilai Rp124,49 miliar.
Koreksi IHSG terjadi di tengah pelemahan bursa Amerika Serikat. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah -0,0099% ke level 49.442,56. S&P 500 juga turun -0,24% ke 7.109,14, diikuti Nasdaq Composite yang melemah -0,26% menjadi 24.404,39.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, RTA RSA AWP. menjelaskan pergerakan indeks masih dipengaruhi sentimen global. Ketidakpastian konflik antara Iran vs Amerika Serikat masih berlanjut. Iran dikabarkan menolak negosiasi. Di sisi lain, Trump memerintahkan pengiriman delegasi AS ke Pakistan.
Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut:
1. BUY STOCKPICK – EMAS (PT Merdeka Gold Resources Tbk)
Technical Summary:
“Secara teknikal, EMAS mampu menembus dan bertahan diatas level resistance sebelumnya pada 8500. Potensi penguatan lanjutan terbuka dengan target resistance selanjutnya pada 8900 – 9125.”
Sentimen Tambahan:
Seminggu terakhir, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp220 miliar di pasar reguler.
Trading Plan (Swing Trade):
-
Buy: 8.500 – 8.700
-
R1: 8.900
-
R2: 9.125
-
SL < 8.450
2. BUY STOCKPICK – BAPA (PT Bekasi Asri Pemula Tbk)
Technical Summary:
“Secara chart 1 jam, saham BAPA terjadi lonjakan volume dan berhasil menembus resistance terdekatnya pada 186. Selama mampu bertahan diatas level tersebut, maka ada potensi lanjutan penguatan dengan target resistance di 202 – 226.”
Sentimen Tambahan:
Seminggu terakhir, investor asing mencatatkan net buy di saham BAPA sebesar 1,16 juta di pasar reguler.
Trading Plan (Day Trade):
-
Buy: 190 – 196
-
R1: 202
-
R2: 226
-
SL < 185
3. BUY STOCKPICK – BUKA (PT Bukalapak.com Tbk)
Technical Summary:
“Pergerakan saham BUKA secara chart satu jam sedang menguji kembali level supportnya pada 170 – 173. Selama berada diatas level tersebut, ada potensi lanjutan penguatan dengan target resistance terdekat pada 178 – 184.”
Sentimen Tambahan:
Kinerja saham dan keuangan BUKA menunjukkan transformasi signifikan. Laba bersih tercatat Rp3,14 triliun pada 2025 berkat laba investasi, meski operasional inti masih fluktuatif.
Trading Plan (Day Trade):
-
Buy: 172 – 176
-
R1: 178
-
R2: 184
-
SL < 170
4. SELL STOCKPICK – NETV (PT MDTV Media Technologies Tbk)
Technical Summary:
“Pergerakan harga NETV melemah pada perdagangan terakhir setelah reject dari level resistancenya pada 106. Waspadai potensi pelemahan lanjutan dengan target support selanjutnya pada 85.”
Sentimen Tambahan:
NETV mencatat rugi neto tahun berjalan sebesar Rp286,02 miliar. Angka ini membengkak 264,55% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp78,45 miliar.
Trading Plan (SELL):
-
Last Price: 92
-
Next Support: 85
BRI Danareksa Sekuritas juga memberikan ulasan fundamental untuk saham ANTM (BUY TP 4.800) didorong pemulihan penjualan emas. Selain itu, saham INCO (BUY TP 6.800), WIFI (BUY TP 4.400), dan EXCL (BUY TP 4.100) turut direkomendasikan beli.
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
