LUCK Berbalik Untung di Q1-2026, Pendapatan Melonjak 154,6%,!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) mencatat kinerja positif pada tiga bulan pertama 2026. Perseroan membukukan laba periode berjalan sebesar Rp913,59 juta pada kuartal I-2026, berbalik dari rugi bersih Rp1,06 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 yang dikutip Sabtu (2/5/2026), perbaikan kinerja ini ditopang lonjakan pendapatan neto. Perseroan meraih pendapatan sebesar Rp56,77 miliar, melonjak 154,6% dibandingkan Rp22,29 miliar pada kuartal I-2025.

Penjualan printer menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp49,99 miliar. Pendapatan lainnya berasal dari sewa sebesar Rp4,52 miliar, ekstra klik Rp1,96 miliar, serta jasa perbaikan (service hardware) Rp304,85 juta.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp50,42 miliar dari Rp17,61 miliar. Meski demikian, laba bruto tetap tumbuh menjadi Rp6,35 miliar, naik 35,5% dibandingkan Rp4,68 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan juga berhasil menekan beban usaha menjadi Rp5,71 miliar dari Rp6,29 miliar. Beban penjualan turun menjadi Rp135,25 juta, sementara beban umum dan administrasi berkurang menjadi Rp5,57 miliar dari Rp5,89 miliar.

Kombinasi lonjakan pendapatan dan efisiensi biaya mendorong Perseroan mencatat laba usaha sebesar Rp638,86 juta. Pada periode yang sama tahun lalu, Perseroan masih membukukan rugi usaha Rp1,61 miliar. Beban bunga juga turun signifikan menjadi Rp4,7 juta dari Rp45,67 juta.

Dari sisi neraca, total aset Perseroan per 31 Maret 2026 mencapai Rp148,21 miliar, naik tipis dari Rp147,40 miliar pada akhir 2025. Aset lancar tercatat Rp79,65 miliar, dengan kas dan setara kas sebesar Rp25,49 miliar serta piutang usaha pihak ketiga Rp21,99 miliar.

Total liabilitas turun menjadi Rp31,36 miliar dari Rp31,46 miliar pada akhir 2025. Liabilitas jangka pendek tercatat Rp23,14 miliar, sementara liabilitas jangka panjang berupa imbalan pascakerja sebesar Rp8,22 miliar.

Ekuitas Perseroan meningkat menjadi Rp116,85 miliar per Maret 2026, dibandingkan Rp115,94 miliar pada Desember 2025. Peningkatan ini mencerminkan penguatan struktur permodalan seiring pencapaian laba bersih di awal tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Transaksi Luar Negeri Melonjak 137%, Bank Mandiri Ekspansi QR ke Tiongkok

STOCKWATCH (JAKARTA) – Bank Mandiri memperluas jangkauan layanan QR...

Rugi OLIV Kian Dalam, Membengkak 48% Sepanjang 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru