spot_img

Orang Terkaya RI Tetap Jadi Pengendali Utama dan Pemilik Manfaat Akhir BYAN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bayan Resources Tbk (BYAN) merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir pada 30 April 2026. Emiten pertambangan batu bara ini mencatatkan penambahan jumlah pemegang saham dari kalangan publik.

Dato’ Dr. Low Tuck Kwong salah satu orang terkaya Indonesia masih mengukuhkan posisinya sebagai pemegang saham pengendali. Ia juga tercatat sebagai Pemilik Manfaat Akhir dari Kepemilikan Saham atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) perseroan.

Hingga akhir April 2026, Dato’ Low Tuck Kwong menguasai 13.406.921.870 saham. Jumlah ini setara dengan 40,220% dari total seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh BYAN.

Selain sang pengendali, Elaine Low tercatat memiliki 7.333.833.700 saham atau 22,002%. Pemegang saham besar lainnya adalah PT Sumber Suryadaya Prima dengan kepemilikan 3.333.380.000 saham atau 10,000%.

Perseroan juga melaporkan posisi saham free float atau saham yang dimiliki oleh masyarakat. Per 30 April 2026, jumlah saham free float mencapai 7.089.564.830 lembar atau 21,269%.

Terjadi peningkatan pada jumlah pemegang saham yang memiliki rekening efek di anggota bursa. Angkanya naik dari 3.673 pihak pada bulan sebelumnya menjadi 3.825 pemegang saham. Terdapat penambahan sebanyak 152 investor baru dalam satu bulan.

Jajaran direksi BYAN juga terpantau menggenggam kepemilikan saham di perusahaan tersebut. Lim Chai Hock tercatat memiliki 3,261% saham dan Jenny Quantero menguasai 2,985% saham.

Direktur lainnya, Low Yi Ngo memiliki 0,187% saham. Sementara itu, Ulina Fitriani memiliki 0,024% saham, Alastair G.C McLeod 0,021%, dan Russell Neil 0,018% saham. Direktur Merlin dan Oliver Khaw Kar Heng masing-masing memiliki 0,012% dan 0,001% saham.

Dalam laporan resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), manajemen menyampaikan keterbukaan informasi ini sebagai bentuk kepatuhan regulasi.

“PT Bayan Resources Tbk menyampaikan laporan kegiatan registrasi pemegang efek yang berakhir pada tanggal 30 April 2026,” tulis Jenny Quantero dan Russell Neil, Direktur BYAN dalam suratnya.

Saat ini, total modal ditempatkan dan disetor penuh PT Bayan Resources Tbk mencapai 33.333.335.000 lembar saham. Seluruh data ini telah diverifikasi dan dipublikasikan pada 7 Mei 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DMND Tebar Dividen Rp71,01 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) akan...

Rajawali Kapital Emas Borong 16,61 Miliar Saham ARCI Senilai Rp18,27 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rajawali Kapital Emas kini memegang kendali penuh...

Kendati Rugi, Surya Semesta Internusa (SSIA) Bagi Dividen Rp5 per Saham, Cair 23 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Dividen tunai PT Surya Semesta Internusa Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru