BEI Bakal Lelang 10 Kursi AB pada 2 Juni 2026, Ini Syaratnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana melelang 10 kursi anggota bursa (AB). Agenda tersebut tertuang dalam Pengumuman No. Peng-00039/BEI.ANG/05-2026 yang diterbitkan manajemen Bursa.

“Terdapat 10 kursi yang belum dikeluarkan atau telah dibeli kembali oleh Bursa. Pengalihan hanya dapat dilakukan melalui pelelangan,” ujar Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (8/5/2026).

Pelelangan kursi bursa akan dilaksanakan secara terbuka pada Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Utama PT Bursa Efek Indonesia, Gedung BEI Tower 1 Lantai 6, Jakarta.

Selain pertemuan fisik, lelang juga diselenggarakan secara daring. Manajemen akan menyampaikan tautan kepada peserta yang mendaftar untuk mengikuti pelelangan periode Juni 2026 tersebut.

Perusahaan efek yang berminat menjadi peserta lelang wajib mengajukan permohonan tertulis kepada Bursa. Calon peserta juga harus melampirkan surat konfirmasi dari Bursa untuk melakukan pembelian kursi bursa.

Permohonan diajukan paling lambat pada 19 Mei 2026 pukul 17.00 WIB. Dokumen ditujukan kepada Divisi Pengaturan dan Pemantauan Anggota Bursa dan Partisipan BEI.

Setiap peserta lelang diwajibkan memenuhi syarat sebagai Anggota Bursa Efek. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa.

Manajemen menegaskan pelelangan bergantung pada ketersediaan peminat. Bursa tidak akan menyelenggarakan lelang apabila tidak ada perusahaan efek yang mendaftar hingga batas waktu 19 Mei 2026.

Adapun tata cara menjadi peserta lelang mengacu pada Peraturan Bursa Nomor III-H tentang Pelelangan dan Pembelian Kembali Kursi Bursa.

Pengumuman rencana lelang tersebut ditandatangani oleh Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dan Direktur BEI, Irvan Susandy. Tembusan surat juga disampaikan kepada jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jumlah Investor Paninvest (PNIN) Menyusut, Free Float Tetap 28,14%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Paninvest Tbk (PNIN) melaporkan komposisi...

Tambah Modal Kerja, Adi Sarana (ASSA) Tarik Pinjaman Rp240 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) memperoleh...

Perusahaan Singapura Caplok 51% Saham MAPI Rp11,81 Triliun, Siap Tender Offer di Harga Premium

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pacific Universal Investments Pte. Ltd. (PUI)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru