SIMP, APLN dan AADI, Masuk 5 Saham Top Losers Pekan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan ini (04-08 Mei 2026) mengalami penurunan, dari 6.971,953 ke level 6.969, 396. Sementara kapitalisasi pasar bursa pada Jumat (08/5/2026) tercatat sebesar Rp12.431.382 triliun, turun dari Rp12.438.847 triliun, Senin (04/5/2026).

Seiring penurunan IHSG, terdapat 5 saham mencatat penurunan harga terbesar atau top losers pada pekan ini. Adapun 5 saham emiten terbesar di Top Losers pekan ini (04-08 Mei 2026) adalah PT Leyand International Tbk (LAPD), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA).

Menurut data RTI Business, dalam sepekan harga saham LAPD turun Rp18 atau melemah 17,31% menjadi Rp86 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 730 juta unit senilai Rp70,2 miliar. Frekuensi transaksi saham LAPD sebanyak 50.311 kali. Net foreign sell (NFS) di saham LAPD tercatat Rp300,2 juta.

Posisi kedua, ditempati oleh saham SIMP yang melemah Rp12 atau turun 15,24% menjadi Rp695 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 155 juta unit senilai Rp115,8 miliar. Frekuensi transaksi saham SIMP sebanyak 24.967 kali. Net foreign sell (NFS) di saham SIMP tercatat Rp12,8 miliar.

Berikut, saham APLN turun Rp32 atau tergerus 14,81% menjadi Rp184 per saham. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 797,8 juta unit senilai Rp162,9 miliar dengan frekuensi sebanyak 42.251 kali. Net foreign buy (NFB) di saham APLN tercatat sebesar Rp9 miliar.

Keempat diduduki saham AADI yang melemah Rp1.550 atau turun 13,72% menjadi Rp9.750 per unit. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 89,8 juta unit senilai Rp943,5 miliar. Frekuensi transaksi saham AADI sebanyak 66.108 kali. Net foreign sell (NFS) di saham AADI tercatat sebesar Rp50,8 miliar.

Terakhir (kelima), saham ESSA melorot Rp130 atau turun 13,61% menjadi Rp825 per saham. Volume saham yang ditransaksikan sebanyak 872,2 juta unit senilai Rp765,2 miliar dengan frekuensi sebanyak 75.346 kali transaksi. Net foreign sell (NFS) di saham ESSA senilai Rp53,5 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ace Oldfields (KUAS) Tebar Dividen Rp1,5 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) berencana...

BEI Cabut Status Pemantauan Khusus Saham Ini Mulai 11 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Sillo Maritime (SHIP) Tebar Dividen Tunai Rp35 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru