spot_img

Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Awasi Perkembangan Saham Geoprima Solusi

STOCWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi perkembangan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) karena harganya bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

“Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” tulis Endra Febri Setyawan, P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam pengumuman, Jumat (28/6/2024).

Menurut Endra, informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 21 Juni 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia tentang rencana penyelenggaraan Public Expose tahunan.

Endra meminta kepada investor untuk memperhatikan jawaban manajemen  Geoprima Solusi Tbk (GPSO) atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga tersebut. Para investor juga diminta untuk mencermati kinerja perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Selain itu, Endra pun berharap investor agar mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Bahkan investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi atas saham tersebut di atas.

“Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tegas Endra. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimpin Active Turnover

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Investor asing masih mencatatkan aksi beli...

Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat...

IHSG Ditutup Naik 49,762 Poin ke 6.236,126, Mayoritas Saham dan Bursa Asia Menghijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru