Free Float Bank Ina (BINA) Tembus 20,63%, Anthoni Salim Jadi Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) mencatat peningkatan jumlah pemegang saham dan porsi saham publik (free float) pada April 2026.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan Kepala Divisi Legal & Corporate Secretary BINA, Nancy Patricia Lim, jumlah pemegang saham yang memiliki Single Investor Identification (SID) bertambah menjadi 1.071 akun per akhir April 2026. Jumlah tersebut meningkat 18 akun dibandingkan posisi Maret 2026 sebanyak 1.053 akun.

Sejalan dengan kenaikan jumlah investor, porsi saham free float atau saham publik non-warkat juga meningkat. Per akhir April 2026, free float BINA mencapai 20,63% atau setara 1,26 miliar saham. Angka ini naik dari posisi akhir Maret 2026 sebesar 19,63%.

Struktur kepemilikan saham BINA masih didominasi PT Indolife Pensiontama yang menguasai 1,40 miliar saham atau setara 22,83%. Dalam laporan tersebut, taipan bisnis Anthoni Salim tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner).

Pemegang saham besar lainnya adalah PT Samudra Biru dengan kepemilikan 1,11 miliar saham atau 18,16%, disusul UOB Kay Hian Pte Ltd sebanyak 1,03 miliar saham atau 16,86%.

Selain itu, PT Gaya Hidup Masa memiliki 726,19 juta saham atau 11,84%, sedangkan DBS Bank Ltd S/A LTSL menggenggam 593,38 juta saham atau setara 9,67%.

Manajemen juga menyebutkan bahwa seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak memiliki saham BINA. Adapun total saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 6,13 miliar lembar.

Perseroan menunjuk PT Raya Saham Registra sebagai Biro Administrasi Efek (BAE) yang mengelola administrasi saham. Perhitungan free float tersebut dinyatakan telah sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Prajogo Pangestu Jual 41,08 Juta Saham CUAN Rp48,69 Miliar, Free Float Bertambah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham pengendali PT Petrindo Jaya...

Free Float AirAsia (CMPP) Masih 7,58%, Anthony Fernandes dan Sosok Ini jadi Pemilik Manfaat Akhir

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) melaporkan...

BEI Ungkap Kepemilikan Saham WBSA Sangat Terkonsentrasi Tinggi, 95,82% Dikuasai Segelintir Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru