spot_img

BEI Ungkap Kepemilikan Saham WBSA Sangat Terkonsentrasi Tinggi, 95,82% Dikuasai Segelintir Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa kepemilikan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) berada dalam kondisi terkonsentrasi tinggi. Informasi tersebut disampaikan BEI bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi per 7 Mei 2026, sejumlah pemegang saham secara agregat menguasai 95,82% dari total saham WBSA, baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar saham perseroan berada di tangan kelompok investor yang terbatas. Struktur kepemilikan seperti ini menjadi perhatian bagi pelaku pasar karena dapat memengaruhi likuiditas perdagangan saham di pasar reguler.

Informasi tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor Peng-00010-HSC/BEI.WAS/05-2026 dan KSEI-3075/DIR/0526 yang ditandatangani Direktur BEI, Kristian S. Manullang, dan Direktur KSEI, Eqy Essiqy, pada 8 Mei 2026.

Meski demikian, BEI menegaskan bahwa pengumuman ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan maupun ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.

“ Saham Perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 95,82% dari total saham,” demikian tertulis dalam pengumuman resmi BEI dan KSEI, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Informasi ini dipublikasikan sebagai bahan pertimbangan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi terkait saham WBSA.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DMND Tebar Dividen Rp71,01 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) akan...

Rajawali Kapital Emas Borong 16,61 Miliar Saham ARCI Senilai Rp18,27 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rajawali Kapital Emas kini memegang kendali penuh...

Kendati Rugi, Surya Semesta Internusa (SSIA) Bagi Dividen Rp5 per Saham, Cair 23 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Dividen tunai PT Surya Semesta Internusa Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru