STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) mencatat penurunan jumlah pemegang saham pada akhir April 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, jumlah investor yang memiliki Single Investor Identification (SID) tercatat sebanyak 4.739 pihak, berkurang 90 investor dibandingkan posisi Maret 2026 yang mencapai 4.829 pihak.
Dalam laporan tersebut, PT Optel Investama masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan sebanyak 2.488.367.736 lembar saham atau setara 60,5% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Sementara itu, Komisaris Perseroan, Dra. TH M. Nelly Susanti, tercatat memiliki 650.179.697 lembar saham atau setara 15,81% dari total saham perseroan.
Kepemilikan masyarakat dalam bentuk non-warkat tercatat sebanyak 862.433.000 lembar saham atau setara 20,95%. Namun, jumlah saham free float pada April 2026 tercatat sebesar 783.359.200 lembar saham atau setara 19,04% dari total saham tercatat.
Persentase free float tersebut turun dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebesar 20,97% dengan jumlah 862.433.000 lembar saham.
Direktur Utama CHEK, Franciscus Xaverius Yoshua R., menyampaikan laporan tersebut secara elektronik dan menegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan telah sesuai dengan ketentuan pencatatan Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Direksi bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis Franciscus dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu (9/5/2026).
Laporan tersebut juga menyebutkan Laurentia Hariadi sebagai ultimate individual controller atau pemilik manfaat akhir perseroan.
Hingga akhir April 2026, CHEK tidak memiliki saham tresuri. Adapun total saham perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 4.113.331.485 lembar saham.
