spot_img

Gihon Telekomunikasi Bidik Pendapatan Rp208,327 Miliar pada 2026, Siap Perkuat Portofolio

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) menargetkan pendapatan sebesar Rp208,327 miliar pada 2026, lebih rendah 1,43% dibanding realisasi pendapatan Rp211,310 miliar pada tahun 2025.

Adapun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA)  Perseroan diproyeksikan sebesar  Rp167,643 miliar pada 2026, turun 3,64%  dibanding pencapaian Rp173,739 miliar pada tahun 2025.

Seperti tergambar dalam materi paparan publik yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 29 Mei 2026,  manajemen optimistis dapat mencapai target tersebut seiring strategi usaha yang dijalankan Perseroan.

Manajemen GHON memiliki sejumlah strategi untuk mencapai target pendapatan tahun ini. Antara lain, dengan  mempererat hubungan dengan para pemangku kepentingan, dan menciptakan keuangan yang sehat. Selain itu, Perseroan juga akan meningkatkan portofolio Perusahaan  dan melanjutkan komitmen pelestarian lingkungan.

Hingga kuartal I 2026, GHON membukukan pendapatan Rp51,22 miliar, turun  3,9% dari Rp53,30 miliar pada kuartal I 2025. Dari pendapatan di atas, GHON meraih laba bersih Rp16,768 miliar (Rp30,49 per saham) pada kuartal  I 2026, turun 22,08% dibanding Rp21,52 miliar (Rp39,13 per saham) pada kuartal 2025.

Dari sisi neraca keuangan, GHON memiliki aset Rp1,42 triliun per Maret 2026, turun 2,65% dari Rp1,46 triliun per Desember 2025. Jumlah liabilitas dan ekuitas GHON per Maret 2026, masing-masing sebesar Rp627,089 miliar dan Rp797,067 miliar.

Seperti diketahui, PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) didirikan pada 27 April 2001 yang fokus pada pembangunan dan pemeliharaan menara telekomunikasi. Perusahaan ini menawarkan layanan rekayasa, perancangan, konstruksi, pemasangan, dan integrasi untuk menara seluler.

Saat ini, Gihon Telekomunikasi juga beroperasi sebagai perusahaan investasi dengan portofolio pada industri penyewaan menara, utilitas, mikrokontroler, serat optik, dan jaringan aktif. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dukung Produksi Maung MV3, BTN Guyur Pinjaman Rp1,5 Triliun ke Pindad

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

BRI Perluas Layanan Money Changer di Bandara hingga Perbatasan Negara, Layani 20 Mata Uang Asing

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

LPS Tahan Bunga Penjaminan 3,5%, Keamanan Simpanan Nasabah Tetap Terjaga

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru