STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Noel Aelyo Laras Kusuma Negara menambah porsi kepemilikan sahamnya di PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA). Anggota Dewan Komisaris ini melakukan serangkaian transaksi jual dan beli saham sepanjang Mei hingga Juni 2026.
Koleksi saham Noel kini meningkat menjadi 75.000.000 unit atau setara 1,59%. Sebelumnya, ia menggenggam 70.555.700 unit saham atau 1,50% dari modal disetor perusahaan.
Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 18 Juni 2026, transaksi terbesar terjadi pada 10 Juni 2026. Noel membeli 5.000.000 unit saham DRMA dengan harga Rp800 per lembar. Nilai investasi untuk pembelian ini mencapai Rp4 miliar. Tujuan transaksi ini adalah untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.
Sebelum melakukan pembelian besar, Noel sempat melepas sebagian sahamnya untuk tujuan divestasi. Total ada lima kali transaksi penjualan yang dilakukan pada rentang 25 Mei hingga 2 Juni 2026.
Pada 25 Mei 2026, Noel menjual 55.700 unit di harga Rp975 dan 50.000 unit di harga Rp970 per lembar. Keesokan harinya, 26 Mei 2026, ia kembali melepas 134.200 unit dengan harga Rp975.
Penjualan berlanjut pada 29 Mei 2026 sebanyak 15.800 unit di harga Rp975. Terakhir, pada 2 Juni 2026, ia menjual 300.000 unit saham juga di harga Rp975 per lembar.
Jika dihitung secara rinci, total nilai penjualan saham Noel mencapai Rp541,55 juta. Setelah dikurangi nilai pembelian Rp4 miliar, Noel secara neto mengeluarkan dana sekitar Rp3,45 miliar untuk memperkuat posisinya di emiten komponen otomotif ini.
Dalam laporannya, Noel mencantumkan dasar hukum pelaporan tersebut. Ia merujuk pada aturan otoritas pasar modal yang berlaku saat ini.
“Sesuai dengan Pasal 2 Ayat 1 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor POJK 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka, melaporkan saya telah memiliki saham Perusahaan Terbuka,” tulis Noel dalam dokumen tersebut.
Seluruh transaksi ini memiliki status kepemilikan langsung dan bukan merupakan perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement). Saat ini, Noel menegaskan posisinya bukan sebagai pemegang saham pengendali di DRMA.
Sebagai informasi, PT Dharma Polimetal Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur komponen otomotif. Penambahan saham oleh jajaran komisaris sering kali dipandang sebagai bentuk kepercayaan terhadap prospek bisnis perusahaan di masa depan.

