spot_img

Hari Ini, Esa Medika Mandiri (EMMI) Gelar Book Building, Incar Dana IPO Rp269,27 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI), calon emiten perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi dan alat kedokteran untuk manusia berencana melakukan Penawaran Umum Perdana (PUP) atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 522,857 juta saham pada 02-06 Juli 2026.

Penawaran awal (book building) EMMI dilaksanakan pada 22-24 Juni 2026. Otoritas jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan pernyataan efektif untuk IPO EMMI pada 30 Juni 2026. Penjatahan saham EMMI dan distribusi saham secara elektronik dilakukan masing-masing pada 06 dan 07 Juli 2026.  Saham EMMI akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 08 Juli 2026.

Manajemen EMMI, dalam prospektus rencana PUP saham, Senin (22/6/2026), menyebutkan, jumlah saham yang ditawarkan kepada investor mencapai 30% dari modal ditempatkan dan disetor EMMI setelah IPO dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Menurut manajemen EMMI, harga perdana saham EMMI tersebut ditawarkan di rentang harga Rp446 hingga Rp515. Dari aksi korporasi ini, EMMI akan mendapat tambahan modal maksimal sekitar Rp269,27 miliar.

Bersamaan dengan IPO ini, Perseroan mengadakan Program Alokasi Saham Pegawai (Employee Stock Allocation atau ESA), dengan jumlah sebanyak-banyaknya 52,285 juta saham atau sebanyak-banyaknya setara 10% dari saham yang ditawarkan dalam IPO.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi akan digunakan oleh EMMI untuk tiga keperluan. Pertama, sebesar Rp50 miliar untuk pembayaran sebagain pokok pinjaman Perseroan. Kedua, sekitar 11,8% akan digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan dalam bentuk pembiayaan belanja modal yaitu pembangunan gedung pabrik di Cikupa. Ketiga, sebesar 68,7% digunakan untuk modal kerja Perseroan.

Sementara itu, penjualan bersih EMMI meningkat 18,11% dari Rp384,93 miliar pada 2024 menjadi Rp454,64 miliar pada 2025. Setelah dikurangi total beban usaha, Perseroan mencatat kenaikan laba usaha sekitar 64,63% dari Rp40,60 miliar pada 2024 menjadi Rp66,84 miliar pada 2025.

Dari penjualan bersih tersebut di atas, EMMI mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp34,13 miliar (Rp27,98 per saham) pada 2025. Angka ini meningkat sekitar 210% dari Rp11,01 miliar (Rp9,02 per saham) pada 2024.

Sementara dari sisi neraca, total aset EMMI turun 20,99% dari Rp714,39 miliar per 31 Desember 2024 menjadi Rp564,43 miliar per 31 Desember 2025. Total liabilitas Perseroan turun 34,57% dari Rp641,01 miliar menjadi Rp419,42 miliar. Adapun jumlah ekuitas EMMI meningkat sebesar 97,64% dari Rp73,37 miliar per 31 Desember 2024 menjadi Rp145,01 miliar per 31 Desember 2025.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Indonesia Pondasi Raya (IDPR) Tebar Dividen Rp5 per Saham, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR) berencana...

Dua Petinggi Champ Resto Indonesia (ENAK) Mundur Bersamaan, Tunggu Keputusan RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK)...

Awal Perdagangan, IHSG Naik 0,44% ke 6.204,563 Berkat Saham-Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru