BEI Awasi Perdagangan Saham dan Waran PACK, Ternyata Ini Alasannya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap perkembangan saham PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) dan Waran Seri I (PACK-W), karena bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Mengutip pengumuman di laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (01/11/2024), pengawasan ketat terhadap saham dan waran tersebut karena harganya mengalami peningkatan signifikan di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Menurut BEI, informasi ini disampaikan dalam rangka perlindungan bagi investor. Namun, Otoritas Bursa mengingatkan bahwa, pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Yulianto menjelaskan informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat (PACK) pada tanggal 31 Oktober 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal pencatatan saham. “Bursa saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi efek tersebut,” tulis BEI dalam keterangannya.

Sehubungan dengan terjadinya UMA atau efek dan waran PACK, Bursa meminta kepada investor untuk memperhatikan jawaban manajemen  PACK, dan mencermati kinerja perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Selain itu, investor perlu mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi saham PACK. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Geser ke Zona Hijau, IHSG Pagi Ini Naik 0,51% ke 7.580,237 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Tambah Free Float, Barito Pacific Lepas 0,0287% Saham BREN, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali PT Barito  Renewable Energy Tbk...

Harga Melonjak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Tiga Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru