STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi ketat pola transaksi saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), karena pergerakan saham ini terindikasi tak wajar.
Menurut Pande Made Kusuma Ari, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, dalam pengumuman, Selasa 30 Juni 2026, pola transaksi saham HATM masuk radar pengawasan BEI karena pergerakan harga di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
“Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” kata Pande. Adapun informasi terakhir tentang Perusahaan tercatat HATM pada 11 Juni 2026 perihal penyampaian bukti iklan hasil RUPS.
Dia meminta investor agar berhati-hati dengan memperhatikan jawaban manajemen HATM atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga saham ini. Pande berharap agar investor mencermati harga saham perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.
Selain itu, Pande meminta investor mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat jika belum mendapatkan persetujuan RUPS. Investor perlu mempertimbangkan secara matang berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum memutuskan investasi di HATM.
Pada perdagangan di Bursa Efek Selasa, 30 Juni 2026, saham HATM tercatat turun 5,41% menjadi Rp350 per unit, dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp370 per unit. Selama perdagangan sepekan, saham HATM turun 6,41%. Jika dibandingkan antara harga 2 Juni 2026 sebesar Rp382 per unit, maka saham HATM telah merosot tajam sebesar 8,37%.

