STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik berakhir variatif pada penutupan perdagangan Senin (6/7/2026). Pergerakan pasar menunjukkan hasil beragam dengan sebagian indeks menguat dan sebagian lainnya melemah.
Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang berakhir hampir tidak berubah di level 69.737,69. Meski begitu, indeks Topix yang lebih luas berhasil menguat 0,92% ke posisi 4.101,96.
Kondisi berbeda terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi merosot 0,46% ke level 8.051,33. Penurunan lebih tajam dialami indeks Kosdaq yang mencakup saham kapitalisasi kecil dengan kejatuhan 2,46% ke posisi 847,07.
Bursa Australia juga mencatatkan pelemahan. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,15% dan berakhir di level 8.831,00.
Di China daratan, indeks CSI 300 bergerak datar pada posisi 4.842. Indeks Shanghai turun tipis 0,06% ke level 4.041,238. Indeks Shenzhen merosot lebih dalam sebesar 1,16% ke posisi 15.416,804.
Performa positif terlihat di bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng menguat 1,14% ke level 23.616,32. Indeks SGX-CNBC China Growth juga naik 0,88% ke posisi 1.562,956.
Beberapa bursa lain di Asia juga terpantau menghijau. Indeks Nifty 50 di India tumbuh 0,66% ke level 24.430,35. Bursa Malaysia naik 0,27% ke posisi 1.683,53.
Indeks STI Singapura menguat 0,3% ke level 5.259,81. Indeks SETI Thailand ikut naik 0,35% menjadi 1.616,88. Sementara itu, indeks NZX 50 di Selandia Baru tidak bergerak atau stagnan di posisi 13.763,1.
Pasar saham Taiwan justru mengalami kontraksi. Indeks di wilayah tersebut melemah 0,48% ke posisi 46.556,39.

