spot_img

Tak Kunjung Pulih, BATA Masih Rugi Rp19,94 Miliar di Kuartal I 2026, Ekuitas Tetap Negatif

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Kinerja keuangan PT Sepatu Bata Tbk (BATA) masih belum membaik, setidaknya hingga kuartal I tahun 2026. BATA masih menelan kerugian sebesar Rp19,94 miliar pada kuartal I 2026, naik 1,5% dariĀ  rugi Rp19,64 miliar pada kuartal I 2025. Upaya perbaikan kinerja oleh manajemen Perseroan belum membuahkan hasil signifikan hingga kuartal I 2026. Perseroan masih mencatat ekuitas negatif atau defisiensi modal.

Kerugian BATA, menurut laporan keuangan per Maret 2026 yang disampaikan ke BEI, Senin 6 Juli 2026, disebabkan antara lain, oleh penjualan bersih yang turun 4,6% jadi Rp90,55 miliar pada kuartal I 2026,, dari Rp94,92 miliar Ā pada kuartal I 2025.

Manajemen Perseroan berhasil menekan turun beban pokok penjualan sebesar 15,08% jadi Rp51,28 miliar di kuartal 2026, dari Rp60,39 miliar pada kuartalĀ  I 2025. Ini mendorong laba kotor BATA naik 13,34% jadi Rp39,27 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp34,53 miliar pada kuartal I 2025.

Di sisi lain, beban penjualan Ā dan pemasaran BATA naik 15,27% menjadi Rp42,68 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp37,02 miliar pada kuartal I 225. Begitu juga beban umum dan administrasi BATAĀ  naik menjadi Rp15,93 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp14,23 miliar pada kuartal I 2025.

Rugi usaha BATA naik Ā 7,91% menjadi Rp18,37 miliar pada kuartal I 2026 jika dibandingkan Rp17,02 miliar pada kuartal I 2025. Rugi sebelum pajak BATA juga meningkat 1,61% jadi Rp20,03 miliar pada kuartal I 2026, dibanding Rp19,70 miliar pada kuartal I 2025.

Total aset Sepatu Bata (BATA) per Maret 2026 sebesar Rp255,74 miliar, turun 9,49% dari Rp282,56 miliar per Desember 2025. Jumlah liabilitas BATA, sebesar Rp407,38 miliar per Marett 2026. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp375,51 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp31,87 miliar. Perseroan masih mencatat ekuitas negatif atau defisiensi modal sebesar Rp-151,64 miliar per Maret 2026, Ā dari Rp-131,65 miliar per Desember 2025.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Mandiri Sekuritas Tawarkan ORI030 Melalui Growin’, Kupon Tetap Hingga 7%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas) kembali...

Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah Capai Rp52,1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

OJK Ungkap Korban Scam Makin Meluas, IASC Amankan Dana Rp674 Miliar per Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ā mengungkapkan, ancanan scam atau...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru