spot_img

IHSG Sesi I Ambles 1,11% ke Level 5.920,151, Saham Sektor Industri dan Kesehatan Hijau

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Rabu (8/7/2026) di zona merah. Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 66,346 poin atau ambles 1,11% ke level 5.920,151. Pelemahan ini menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pasar sejak awal perdagangan.

Seluruh indeks sektor melemah, kecuali indeks industri dan indeks kesehatan naik masing-masing 0,18% dan 0,50%. IDXBASIC turun terbesar yaitu 2,15%. Disusul IDXPROPERT turun 2,05%.

IHSG dibuka di level 5.984,182 dan sempat menyentuh level tertinggi 5.984,473. Sepanjang sesi pertama, indeks bergerak melemah hingga menyentuh level terendah 5.897,904 sebelum akhirnya ditutup di posisi 5.920,151.

Aktivitas perdagangan sepanjang sesi pertama berlangsung cukup ramai. Ini ditandai dengan nilai transaksi yang mencapai Rp5,227 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 12,250 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1.137.021 kali.

Mayoritas saham berada di zona merah. Sebanyak 447 saham terkoreksi, 197 saham menguat, sedangkan 142 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi I tercatat sebesar Rp10.374,728 triliun.

Saham-saham yang melemah di sesi pertama hari ini di antaranya adalah BBCA turun 0,40% jadi Rp6.275 per saham. ASII turun 0,20% jadi Rp4.920, UNVR turun 2,55% jadi Rp1.720, dan BMRI turun 1,23% ke harga Rp4.020 per saham.

Selain itu, harga saham DSSA turun 1,23% jadi Rp805 per unit. BBRI turun 2,10% jadi Rp2.800, BBNI turun 2,02% jadi Rp3.400, DEWA turun 1,94% jadi Rp304, BUMI turun 2,14% jadi Rp137, AMMN turun 2,81% jadi Rp3.460, TPIA turun 2,91% jadi Rp1.835, dan CUAN tergerus 3,15% ke harga Rp615 per saham.

Sedangkan harga saham JECX naik 25% jadi Rp1.950 per unit. JELI terangkat 24,89% jadi Rp1.405, COCO naik 2,80% jadi Rp294, dan UNTR naik 1,67% jadi Rp24.400 per saham.

Pergerakan IHSG pada sesi pertama hari ini mencerminkan tekanan jual yang masih kuat setelah indeks sempat dibuka di dekat level psikologis 6.000. Meski sempat berupaya memangkas pelemahan dari level terendah harian, indeks belum mampu kembali ke zona hijau hingga akhir sesi I.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pertahankan Pengendalian, Cakra Bhakti Para Putra Tambah Porsi Kepemilikan Saham ISSP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Cakra Bhakti Para Putra, pemegang saham pengendali...

Status Emerging Market Terancam, BEI Minta Dialog dengan S&P DJI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak cepat...

Esa Medika Mandiri (EMMI) Resmi Menjadi Bagian Keluarga Besar Emiten di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru