spot_img

Profil Kredit Terjaga, PEFINDO Sematkan Peringkat Stabil untuk 59 Entitas Jasa Keuangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menerbitkan 143 publikasi peringkat yang mencakup 59 entitas pada Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan selama periode 1 Januari hingga 30 Juni 2026.  Aktivitas pemeringkatan tersebut masih didominasi oleh sektor perbankan dan proses pemantauan berkala.

Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), Kreshna Dwinanta Armand, mengatakan publikasi tersebut menggambarkan aktivitas pemeringkatan yang dilakukan sepanjang semester I-2026.

“Pada semester pertama tahun ini, divisi pemeringkatan jasa keuangan menerbitkan 143 publikasi peringkat yang mencakup 59 entitas,” ujar Kreshna dalam konferensi pers PEFINDO, Rabu (22/7/2026).

Berdasarkan sektor industri, perbankan menjadi sektor dengan jumlah entitas terbesar yang diperingkat, yakni sebanyak 23 entitas. Selanjutnya terdapat 17 perusahaan pembiayaan, sembilan perusahaan asuransi dan penjaminan, enam government related entity (GRE), tiga holding company, serta satu entitas dari sektor manajemen aset, perusahaan sekuritas, dan infrastruktur pasar keuangan.

Kreshna mengatakan sebagian besar publikasi berasal dari aktivitas monitoring.

“Distribusi tersebut menunjukkan aktivitas divisi pemeringkatan jasa keuangan lebih banyak melakukan pemantauan, sehingga tidak banyak penerbitan baru,” kata Kreshna.

Berdasarkan tujuan pemeringkatan, sebanyak 30% publikasi berasal dari pemantauan menjelang jatuh tempo, 26% terkait proses withdrawal, 20% dari pemantauan berkala, 14% berupa rating perusahaan, dan 10% berasal dari penerbitan baru.  Selain itu, selama semester I-2026 tidak terdapat special review.

Dari sisi hasil pemeringkatan, mayoritas entitas berada pada kategori investment grade dengan konsentrasi terbesar di peringkat idAAA sebanyak 26 entitas. Selanjutnya terdapat delapan entitas dengan peringkat idA, tujuh entitas idAA+, enam entitas idA+, lima entitas idAA dan idAA-, serta masing-masing dua entitas dengan peringkat idA- dan idBBB+. Sementara peringkat idBBB dimiliki satu entitas.

Kreshna mengatakan seluruh entitas yang diperingkat pada periode tersebut memiliki outlook stabil.

“Selama semester pertama tahun ini seluruh entitas juga memiliki outlook yang berada pada kategori stable,” ujarnya.

PEFINDO juga mencatat tidak terdapat perubahan peringkat maupun perubahan outlook terhadap entitas yang diperingkat oleh Divisi Pemeringkatan Jasa Keuangan selama semester I-2026. Kondisi tersebut menunjukkan profil kredit entitas yang dipantau secara umum masih relatif stabil.

Meski demikian, Kreshna menegaskan proses monitoring tetap dilakukan secara berkelanjutan.

“Jika ada perubahan yang material dan relevan terhadap profil kredit, maka evaluasi akan dilakukan sesuai dengan metodologi pada masing-masing industri,” kata Kreshna.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PEFINDO: Penerbitan Surat Utang Semester I Capai Rp87,3 Triliun, Outlook 2026 Tembus Rp196,8 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) mencatat...

PEFINDO Rilis Rapor 37 Perusahaan Sektor Non-Keuangan, WIKA Naik Kelas, PTPP dan ADCP Hadapi Tantangan Likuiditas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memublikasikan...

Laba Adhi Karya (ADHI) Naik 12,56% di Semester I 2026 Meski Pendapatan Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru