Senin, Januari 12, 2026
27.1 C
Jakarta

AS dan Iran Digosipkan Berdamai Soal Nuklir, Harga Minyak Dunia Seketika Rontok !

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Harga minyak mentah dunia seketika rontok pada penutupan perdagangan Kamis (8/6/2023) waktu setempat atau Jumat (9/6/2023) WIB. Longsornya harga komoditas ini dipicu oleh beredarnya gosip yang mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran telah berdamai soal Nuklir.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2023 ditutup terpeleset 1,24 dolar AS atau 1,71% menjadi 71,29 dolar per barel di New York Mercantile Exchange.

Adapun harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus 2023 berakhir tergelincir 0,99 dolar atau 1,29% menjadi 75,96 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Situs berita berbasis di London, Middle East Eye, pada Kamis (8/6/2023) menyebutkan bahwa AS hampir mencapai kesepakatan sementara dengan Iran terkait nuklir. Negara Paman Sam tersebut dikabarkan bakal meringankan sanksi dengan memperbolehkan Iran mengekspor minyak mentah sebanyak 1 juta barel per hari. Syaratnya, Iran harus mengurangi pengayaan uranium.

Namun, berita tersebut telah dibantah oleh pihak Gedung Putih. Juru bicara White House National Security Council menegaskan, laporan tersebut palsu dan menyesatkan. Bantahan dari pemerintah AS memang berhasil membuat harga minyak dunia sedikit mengalami rebound. Tapi, kenaikannya tetap lebih rendah dibandingkan dengan harga pada sesi sebelumnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Emas Dunia Melonjak, Cetak Kenaikan Mingguan 3,9% di Tengah Ketidakpastian Global

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia Harga emas dunia...

Khawatir Gangguan Pasokan di Iran dan Venezuela, Harga Minyak Dunia Kompak Menanjak

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia ditutup menguat pada...

Emas Masih ‘Anteng’ di Level USD 4.452, Analis Ramal Bisa Tembus USD 5.000

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru