Sabtu, Juli 20, 2024
28.4 C
Jakarta

Akhir Pekan Indeks Zona Hijau, Simak Rekomendasi SahamBNI Sekuritas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini diproyeksikan melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan kemarin ditutup pada zona hijau di level 7.186,55.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indeks akhir pekan ini berpeluang mengalami kenaikan terbatas dari candle bullish marubozu dan closed di atas 7.140.

“Trend bullish, selama di atas 6.910. IHSG closing diatas 5 day MA (7.140). Indikator MACD bullish, stochastic bullish, break pola pennant, candle bullish closing marubozu. Selama di atas support 6.910, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) – 7.218/7.258. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.021 – 7.258,” ujar Andri dalam riset nya, Jumat (19/8).

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.218/7.258/7.302/7.358, sementara level support berada di 7.140/7.120/7.070/7.032, dengan perkiraan range 7.140 – 7.230.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 0,06%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,23%, sementara indeks Nasdaq menguat sebesar 0,21%. Bursa Eropa juga mengalami penguatan, seperti DAX Performance Index dan CAC 40.

Kemudian, indeks bursa regional Asia Pasifik pada perdagangan kemarin mencatatkan pelemahan setelah risalah The Fed yang menunjukkan bahwa kurang cukup bukti untuk mengatakan bahwa tekanan inflasi sudah berkurang. Di antara bursa regional yang mengalami penurunan signifikan adalah Nikkei, Hang Seng dan Shenzen Index, namun BEI dan STI menguat.

Investor dapat mencermati saham BBRI dengan rekomendasi speculative buy target 4.400/4.450 stop loss di bawah 4.260. Kemudian saham BMTR dengan rekomendasi speculative buy target 400/418 stop loss di bawah 370.

Investor juga dapat mencermati saham JPFA dengan strategi investasi speculative buy target 1.660/1.700 stop loss di bawah 1.550 dan saham TLKM direkomendasikan speculative buy target 4.600/4.620 stop loss di bawah 4.300.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru