spot_img

Bank Raya (AGRO) Serap 10,81 Juta Saham Lewat Buyback, Anggaran Rp17,28 Miliar Masih Tersisa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mengungkapkan, pihaknya telah menuntaskan program pembelian kembali saham (buyback) yang dijalankan berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025.

Direktur Utama AGRO Ida Bagus Ketut Subagia dalam pengumuman yang disampaikan kepada OJK , Rabu 15 Juli mengatakan, program buyback tersebut resmi berakhir pada 25 Juni 2026 sesuai periode pelaksanaan yang ditetapkan dalam POJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.

Sebelumnya, Perseroan menyiapkan anggaran buyback maksimum sebesar Rp20 miliar. Hingga akhir periode pelaksanaan, Bank Raya berhasil membeli kembali sebanyak 10.818.300 saham. Jumlah tersebut sekitar 0,99% dari total saham yang direncanakan untuk dibeli kembali.

“Realisasi buyback tersebut menghabiskan dana sebesar Rp2,055 miliar dengan total biaya pelaksanaan buyback mencapai Rp660,49 juta,” tulis Ida Bagus dalam keterangannya.

Manajemen Bank Raya menyebutkan bahwa, realisasi buyback 2025 sampai dengan periode Juni 2026 adalah sebanyak 10.818.300 lembar saham senilai Rp2.055.462.687, dengan total biaya pelaksanaan sebesar Rp660.496.223. Sehingga total dana yang telah digunakan Perseroan untuk program buyback mencapai sekitar Rp2,72 miliar, termasuk biaya pelaksanaan.

Ida Bagus mengatakan, meski program buyback sudah berakhir, sebagian besar anggaran yang disiapkan Perseroan belum terpakai. Saat ini, demikian Ida Bagus, Bank Raya masih menyisakan anggaran buyback sebesar Rp17,28 miliar.

Menurut Ida Bagus, transaksi pembelian kembali saham atau buyback dilakukan secara bertahap sejak bulan Desember 2025 hingga Juni 2026. Adapun pmbelian terakhir dilakukan Perseroan pada 5 Juni 2026 yakni sebanyak 1,05 juta saham. Sehingga total saham treasury yang berhasil dikumpulkan mencapai 10,81 juta lembar hingga program buyback berakhir.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Cabut Suspensi, Saham COAL Kembali Diperdagangkan Hari Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian...

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Absen Bagi Dividen, Fokus Perkuat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menggelar...

Dana Obligasi Berkelanjutan I ENRG Rp2,15 Triliun Habis Terserap, Ini Rinciannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru