Bos ITSEC Asia (CYBR) Borong 946.800 Saham Perusahaan, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama  PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), Patrick Rudolf Dannacher,  memborong 946.800 lembar saham emiten solusi keamanan informasi tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada 10-12 November 2025.

Doni Mora, Direktur CYBR dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat 14 November 2025 menjelaskan, Patrick Rudolf membeli saham CYBR pada kisaran harga Rp1.325-Rp1.360 per lembar sehingga dana yang digelontorkan sebesar Rp1,28 miliar.

“Tujuan Patrick Rudolf membeli saham CYBR adalah untuk menambah investasi berupa kepemilikan saham langsung,” tulis Doni dalam laporannya.

Pasca  pembelian saham  tersebut, kepemilikan Patrick Rudolf terhadap saham CYBR meningkat menjadi 2,844%, dari sebelumnya sebesar 2,832% saham.

Hingga penutupan perdagangan sesi pertama di BEI, Jumat 14 November 2025, saham CYBR tercatat di level Rp1.340 per unit, turun 1,47% dibanding sehari sebelumnya. Selama perdagangan periode 14 Oktober 2025 sampai dengan 13 November 2025, saham CYBR naik 5,51%, dari Rp1.270 per unit menjadi Rp1.340 per unit. Saham CYBR aktif ditransaksikan oleh investor pada periode tersebut.

Seperti diketahui, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) adalah perusahaan yang  didirikan pada tahun 2010 di Jakarta, dengan dua kantor regional di Singapura dan Australia. Perusahaan ini menawarkan layanan keamanan siber kepada para kline di 13 negara Asia-Pasifik.

Perusahaan ini menyediakan solusi keamanan informasi di berbagai industri, seperti industri keuangan, telekomunikasi, energi, transportasi, manufaktur, dan industri utama lainnya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Telkom Cabut Status Non-Reliance, Laporan Keuangan 2023-2024 Kembali Dinyatakan Andal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)...

Realisasi EBUS Tembus Rp58,90 Triliun, BEI Masih Kantongi 47 Emisi di Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat...

BEI Kantongi 15 Calon Emiten di Pipeline IPO, Mayoritas Punya Aset di Atas Rp250 Miliar

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengantongi...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru