Sabtu, Juli 20, 2024
33.5 C
Jakarta

Dipicu Harga Minyak Dunia, Saham Medco Energi International Direkomendasi “Beli“

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) direkomendasikan “beli“ dengan target harga Rp1.300 per unit. Terget tersebut 16,07% di atas harga penutupan saham MEDC di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/12), sebesar Rp1.120 per unit. 

Muhammad Farras Farhan, analis pasar modal PT Samuel Sekuritas Indonesia, Jakarta, mengemukakan dalam laporan riset yang diumumkan baru-baru ini, pendapatan MEDC diperkirakan US$2,60 miliar pada 2023, lebih rendah dari perkiraan pendapatan sebesar US$2,70 miliar pada 2022. “Kami memperkirakan laba MEDC pada 2022 dan 2023 masing-masing sebesar US$518 juta dan US$530 juta,” katanya.  

Hingga September 2022, MEDC berhasil mencetak performa yang baik. Perseroan meraup pendapatan sebesar US$1,8 miliar, meningkat 89% jika dibandingkan di periode sama tahun lalu. Adapun laba bersih MEDC meningkat 615,7% menjadi US$401 juta per September 2022. 

“Kami meyakini, tren kenaikan harga minyak dunia, yang menjadi salah satu pendongkrak kinerja MEDC masih akan berlanjut. Kami juga yakin, performa MEDC ke depan masih cukup baik. Salah satunya didukung oleh skema take-or-pay yang diterapkan MEDC dalam kontrak penjualannya dengan rata-rata berdurasi 3-4 tahun. Hal ini akan menjamin performa MEDC setidaknya hingga 2024,” katanya. 

Di sisi lain, manajemen utang MEDC masih terjaga. Utang yang terjaga ini mengindikasikan bahwa likuditas dan solvensi MEDC yang aman. Di samping itu, profil utangnya yang beragam, yaitu suku bunga tetap dan floating. 

“Hal lain yang membuat kami menyukai manajemen utang MEDC adalah kontrak swap suku bunga yang diterapkan sebagai lindung nilai guna memitigasi volatilitas suku bunga. Lagi pula, sebagian besar utang MEDC berdenominasi US$. Artinya, dampak fluktuasi nilai tukar rupiah tidak terlalu besar,” tulis Muhammad.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru