STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Wimala Widjaja, salah seorang Direktur PT Medela Potentia Tbk (MDLA) menambah kepemilikan atau investasi dengan memborong sebanyak 207.000 lembar saham perusahaan distribusi pelayanan kesehatan ini melalui BEI pada tanggal 19 Juni 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen ke BEI, Senin 22 Juni 2026 , Wimala Widjaja membeli saham MDLA pada harga Rp208 per lembar. Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Seperti diketahui, pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia tanggal 10 Juni 2026, saham emiten pelayanan dan distribusi kesehatan terpadu itu ditutup di level Rp204 per unit. Itu berarti, Wimala Widjaja membeli saham MDLA di atas harga pasar. Direktur MDLA tersebut membeli lebih mahal Rp4 per unit.
Pasca pembelian saham tersebut, Wimala Widjaja berhasil menggenggam sebanyak 3.597.400 lembar atau setara 0,026%, dari sebelumnya sebanyak 3.390.400 unit atau 0setara ,024%.
Pada perdagangan di BEI, Senin 22 Juni 2026, saham MDLA tercatat naik 0,98% menjadi Rp206 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp204 per unit. Selama sepekan, saham MDLA naik 2%, Jika dibandingkan antara harga 20 Mei 2026 sebesar Rp218per unit, maka harga saham emiten pelayanan dan distribusi alat kesehatan terpadu itu telah turun sebesar 5,42%.
Sekedar informasi, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) berdiri pada tahun 2011 sebagai perusahaan induk atas grup usaha yang bergerak di bidang distribusi dan pemasaran atas produk farmasi, produk kesehatan dan alat kesehatan, manufaktur alat kesehatan, serta penyelenggaraan portal web dan platform digital dengan tujuan komersial melalui Perusahaan Anak.

