STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jumlah pemegang saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) meningkat sebanyak 619 investor sepanjang April 2026.
Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), total pemegang saham emiten semen tersebut mencapai 12.547 single investor identification (SID) per akhir April 2026, naik dari 11.928 SID pada Maret 2026.
Pemegang saham pengendali INTP tetap Heidelberg Materials AG yang menguasai 1,87 miliar saham atau setara 53,40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Kepemilikan masyarakat dalam bentuk non-warkat (scripless) tercatat sebanyak 1,40 miliar saham atau setara 39,97%. Sementara itu, kepemilikan publik dalam bentuk warkat mencapai 1,30 juta saham atau sekitar 0,04%.
Perseroan juga memiliki saham tresuri sebanyak 231,87 juta saham atau setara 6,59%.
Dengan total saham tercatat sebanyak 3,51 miliar lembar, jumlah saham free float INTP tercatat 1,40 miliar saham atau setara 39,96% dari total saham tercatat. Angka tersebut telah memenuhi ketentuan minimum free float Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni paling sedikit 7,5% dari jumlah saham tercatat dan dimiliki oleh sedikitnya 300 pihak.
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan tidak tercatat memiliki saham INTP, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dalam laporan tersebut, Ludwig Merckle tercatat sebagai ultimate beneficial owner (UBO) atau pemilik manfaat akhir perseroan melalui Heidelberg Materials AG.
“Direksi bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis Dani Handajani, Corporate Secretary INTP, dalam keterbukaan informasi, dikutip Sabtu (9/5/2026).
Manajemen menegaskan seluruh informasi dalam LBRE telah disajikan secara lengkap dan benar, termasuk perhitungan free float yang telah sesuai dengan ketentuan BEI yang berlaku.
