Harapan Damai AS-Iran Muncul, Bursa Saham Asia Kompak Menghijau

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas menguat pada penutupan perdagangan Rabu (15/4/2026). Investor menyambut baik munculnya kembali harapan deeskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sentimen positif ini mengikuti penguatan bursa Wall Street pada malam sebelumnya.

Mengutip CNBC International, seorang pejabat Gedung Putih mengungkapkan diskusi mengenai putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran sedang berlangsung. Meski belum ada jadwal resmi, kabar ini memberikan angin segar bagi pasar global. Presiden Donald Trump memberikan pernyataan optimistis mengenai sikap pihak lawan.

“Kami telah dipanggil oleh pihak lain,” ujar Trump. “Mereka sangat ingin membuat kesepakatan.”

Indeks Kospi di Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan 2,07% ke level 6.091,39. Indeks Kosdaq yang mencakup saham kapitalisasi kecil juga melonjak 2,72% ke posisi 1.152,43. Penguatan ini didorong oleh aksi korporasi besar di pasar domestik.

Saham Samsung SDS melesat 17,89% pada sesi kali ini. Lonjakan ini terjadi setelah muncul kabar perusahaan ekuitas swasta KKR akan membeli obligasi konversi senilai 820 juta USD. Langkah KKR ini menjadi katalis utama kenaikan harga saham penyedia layanan teknologi tersebut.

Bursa Jepang juga berakhir di zona hijau. Indeks Nikkei 225 naik 0,44% ke posisi 58.134,24. Sementara itu, indeks Topix menguat 0,4% menjadi 3.770,33.

Saham Suntory Beverage & Food naik 1,24% menyusul laporan media Nikkei. Perusahaan induknya berencana membeli unit farmasi bebas milik Daiichi Sankyo. Nilai kesepakatan untuk memperluas bisnis kesehatan tersebut mencapai sekitar 1,2 miliar USD.

Indeks CSI 300 di China daratan sedikit tertinggal dengan penurunan 0,34% ke level 4.685,25. Sebaliknya, indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,43% pada jam terakhir perdagangan. Kementerian Keuangan China berencana menerbitkan obligasi negara dalam denominasi Yuan senilai 15,5 miliar di Hong Kong pada 22 April mendatang.

Bursa India mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan indeks Nifty 50 sebesar 1,56% setelah libur pada hari Selasa. Sementara itu, bursa Australia melalui indeks S&P/ASX 200 ditutup stagnan atau tidak bergerak dari posisi sebelumnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perang Iran Hantam Ekonomi AS: Harga Energi Melambung, Pertumbuhan Mulai Tergerus

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Ekonomi Amerika Serikat (AS) mulai...

Wall Street Cetak Rekor: Harapan Damai AS-Iran Kerek S&P 500 dan Nasdaq ke Level Tertinggi

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Sektor Barang Mewah Rontok, Bursa Saham Eropa Parkir di Zona Merah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru