Jumat, Juli 19, 2024
28.4 C
Jakarta

Harga IPO Rp108, Cakra Buana Resources Energi Incar Dana Rp79,7 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menetapkan harga Penawaran Umum Perdana (IPO) saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp108 per unit. Masa penawaran umum berlangsung sejak 02-05 Januari 2023.

Dalam aksi korporasi ini, CBRE melepas sebanyak 738 juta saham atau sebesar 16,26% dari modal ditempatkan dan disetor setelah PUP saham. Dari IPO saham, calon emiten di bidang transportasi dan logistik itu akan memperoleh tambahan modal sebesar Rp79,70 miliar.

Dalam hajatan IPO, perusahaan angkutan laut domestik untuk barang umum ini juga menerbitkan sebanyak 1,328 miliar waran seri I atau setara dengan 34,96% dari total saham yang telah ditetapkan dan disetor penuh. Waran ini bakal diberikan cuma-cuma pada pemegang saham tercatat pada tanggal penjatahan. Setiap pemegang lima saham baru CBRE berhak memperoleh sembilan  waran seri I.

Adapun waran seri I ini bisa dikonversi menjadi satu saham biasa CBRE dengan harga pelaksanaan Rp258 per saham. Total hasil pelaksanaan waran seri I sebesar Rp342,73 miliar.

CBRE akan menggunakan sekitar 40% dana IPO untuk belanja modal atawa capital expenditure (capex). Nantinya CBRE akan menambah satu set kapal tug & barge dengan ukuran 300 ft. Sisanya 60% bakal dipakai untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional CBRE secara keseluruhan, antara lainpembelian bahan bakar kapal, sewa kapal dan biaya-biaya lainnya. Demikian pula, dana yang diperoleh dari pelaksanaan waran seri I seluruhnya untuk modal kerja guna mendukung kegiatan operasional Perseroan secara umum.

Saham dan waran CBRE bernominal Rp25 per unit itu akan dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 09 Januari 2023. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan pernyataan efektif untuk PUP CBRE pada 29 Desember 2022.

Pendapatan CBRE per Juni 2022 mencapai Rp12,07 miliar, meningkat sebesar 255% dibandingkan Rp3,40 miliar pada periode sama 2021. Dari pendapatan tersebut, Perseroan pun berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp2,63 miliar (Rp0,69 per saham) per Juni 2022. Dibandingkan periode sama tahun lalu, CBRE merugi Rp1,58 miliar (Rp0,41 per saham).

Sementara  total aset CBRE naik 14,26%, dari Rp87,24 miliar pada 2021 menjadi Rp99,68 miliar per Juni 2022. Sedangkan total liabilitas CBRE berkurang 84,61% menjadi Rp13,22 miliar dari sebelumnya Rp85,91 miliar. Adapun ekuitas CBRE tercatat Rp86,46 miliar per Juni 2022, meningkat signifikan sebesar 6.400,75%, dari Rp1,33 miliar pada 2021.

Artikel Terkait

Semester I 2024, Laba Malacca Trust Insurance Melonjak 285,73%

STOCKWATCH.I (JAKARTA) - PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk...

Melejit 1,34%, IHSG Naik Lagi Tembus 7.300

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek...

Melambung 1,02%, IHSG Sesi I Terangkat ke 7.298,247

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru