STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jumlah investor PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) atau Latinusa mengalami kenaikan signifikan. Hingga akhir Mei 2026, jumlah pemegang saham perseroan mencapai 12.659 Nasabah pemilik Single Investor Identification (SID).
Dikutip Senin (8/6/2026), jumlah tersebut bertambah 1.764 investor dibandingkan posisi akhir April 2026 yang tercatat sebanyak 10.895 SID.
Head of Corporate Secretary Division Latinusa, Agis Tri Susanti mengatakan, data tersebut disampaikan dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disusun berdasarkan data dari Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom.
“Perseroan menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada akhir bulan Mei – 2026,” tulis Agis dalam dokumen tersebut.
Berdasarkan laporan itu, Nippon Steel Corporation masih menjadi pemegang saham terbesar NIKL dengan kepemilikan 883.172.500 saham atau setara 35%.
Posisi berikutnya ditempati PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang menguasai 507.096.150 saham atau 20,1%. Selanjutnya, PT ASABRI (Persero) memiliki 260.152.600 saham atau 10,3%. Mitsui & Co Ltd tercatat menggenggam 252.335.000 saham atau setara 10%. Sementara itu, Nippon Steel Trading dan Metal One Corporation masing-masing memiliki 126.167.500 saham atau setara 5%.
Untuk kepemilikan publik, jumlah saham free float NIKL tercatat sebanyak 368.258.750 saham. Angka tersebut setara dengan 14,59% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.
Jika mengacu pada ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), posisi free float NIKL masih berada di bawah batas minimal yang dipersyaratkan. Emiten yang tercatat di Papan Pengembangan wajib memiliki saham free float paling sedikit 15%.
Dengan demikian, perseroan masih kekurangan sekitar 0,41% untuk memenuhi ketentuan tersebut. Meski begitu, dari sisi jumlah investor, NIKL telah melampaui ketentuan BEI. Bursa mensyaratkan sedikitnya 300 Nasabah pemilik SID, sedangkan NIKL telah memiliki lebih dari 12 ribu investor.
Laporan tersebut juga mengungkap daftar pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari para pemegang saham utama perseroan. Nama yang tercantum antara lain Takashi Hirose dari Nippon Steel Corporation, Muhamad Akbar dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Keisuke Kitamura dari Metal One Corporation, Shinichi Nakamura dari Nippon Steel Trading, serta Yoshiaki Takemasu dari Mitsui & Co Ltd.
Sementara itu, hingga akhir Mei 2026, seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris NIKL tercatat tidak memiliki saham perseroan. Beberapa nama yang tercantum dalam laporan antara lain Jetrinaldi, Akihiko Hirata, dan Riefky Yuswandi, yang seluruhnya memiliki kepemilikan saham sebesar 0%.
Adapun total saham yang ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan mencapai 2.523.350.000 saham. Perseroan juga melaporkan tidak memiliki saham tresuri atau saham hasil pembelian kembali (buyback).

