back to top

Harga Saham Tembus Rp10.000, Begini Respon Bos BCA Soal Stock Split!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menyentuh angka Rp10.000 sejak awal Juli. Kabar ini menarik perhatian banyak investor dan analis pasar. Mencuat pertanyaan, apakah BBCA kembali akan melakukan pemecahan saham atau stock split?

Merespon mengenai kemungkinan stock split, Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA, buka suara. Ia menegaskan bahwa tahun ini Perseroan belum berencana melakukan stock split.

 “Tahun depan juga belum kita bicarakan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Artinya, keputusan mengenai stock split belum menjadi agenda diskusi untuk tahun depan,” kata Jahja dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Sebelumnya, BCA pernah melakukan stock split pada harga saham Rp35.000 per lembar, dengan rasio 1 banding 5. Saat itu, harga saham BCA turun menjadi sekitar Rp7.000 setelah stock split. Kini, harga saham tersebut telah mencapai Rp10.000, tetapi belum ada rencana untuk melakukan stock split lagi.

“Rasanya pada tingkat harga seperti sekarang ini, kita belum merasa perlu untuk melakukan stock split,” tandas Jahja.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Sarana Multigriya Finansial  Rilis Surat Utang Rp3,77 Triliun, Dananya Untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sarana Multigriya Finansial (SMFP) menerbitkan surat...

Adira Multifinance (ADMF) Siap Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp2,5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adira  Dinamika Multifinance (ADMF) berencana menawarkan surat...

Hari Ini, Energi Mega Mulai Tawarkan Obligasi Rp1,15 Triliun, Bunga Tertinggi  8,60% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Hari ini, Senin 9 Februari 2026, PT  Energi Mega...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru