Sabtu, Juli 20, 2024
30.9 C
Jakarta

IHSG Berpotensi Naik dan Fluktuatif, BNI Sekuritas Rekomendasikan Deretan Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi akan mengalami kenaikan dan fluktuatif pada perdagangan Rabu (15/2/2023). Potensi ini bisa tercapai selama IHSG berada di bawah 200 day MA & Candle Higher High. Tren bullish bisa terjadi sepanjang IHSG di atas 6.815. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.911) & bawah 6.963 (200 day MA).

Indikator MACD bullish, Stochastic bullish, candle higher high. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.815, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784/6.715 DONE/6.621 DONE/6.557 DONE. Jika closed di atas 6.815, peluang menuju 6.906 DONE/6.953 DONE/7.046. Range breakout berada di 6.803 – 6.961.

“Level resistance berada 6.963, 6.990, 7.019, 7.046. dengan support 6.911, 6.868, 6.834, 6.803. Perkiraan range di rentang: 6.890 – 6.990.” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.

Kemarin (14/2), sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami penguatan. Nikkei menguat cukup signifikan. Jepang mengumumkan pencalonan Kazuo Ueda sebagai gubernur baru Bank of Japan. Bursa lain yang mencatat kenaikan di antaranya adalah Kospi dan TSEC Weighted Index. Sementara di sisi lain, beberapa bursa yang mencatat koreksi di antaranya adalah Hang Seng dan Shenzen Index. Hari ini Indonesia akan melaporkan neraca perdagangan periode Januari 2023.

Dari Amerika Serikat (AS), Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,46%, begitu juga dengan S&P 500 turun tipis sebesar 0,03%, namun di sisi lain indeks Nasdaq menguat 0,57%. AS melaporkan inflasi Januari 2023 sebesar 6,4% YoY, 0,5% MoM (di atas ekspektasi). Nasdaq menguat didukung oleh penguatan saham Tesla dan Nvidia. Angka inflasi ini nampaknya tidak akan membuat the Fed melonggarkan aksi pengetatan moneternya. Inggris akan melaporkan inflasi Januari 2023 pada hari ini.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Rabu (15/2):

1. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
Resist: 710/730/745/760.
Support: 685/670/655/635.
Rekomendasi: BUY IF BREAK 700 target 730/745 stop loss below 670.

2. PT Harum Energy Tbk (HRUM)
Resist: : 1.655/1.670/1.705/1.735 Support: 1.615/1.595/1.570/1.525.
Rekomendasi: BUY 1.620-1.630 target 1.670/1.700 stop loss di bawah 1.575.

3. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Resist: 535/555/580/610.
Support : 505/496/482/474.
Rekomendasi: BUY 510-520 target 545/555 stop loss di bawah 490.

4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
Resist: 179/183/188/193. Support: 173/170/165/161.
Rekomendasi: BUY IF BREAK 176 target 180/183 stop loss di bawah 168.

5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Resist: 4.590/4.640/4.690/4.750.
Support: 4.520/4.470/4.420/4.350.
Rekomendasi: AKUMULASI BUY target 4.660/4.690 stop loss di bawah 4.470.

6. PT Elnusa Tbk (ELSA)
Resist: 320/324/332/350.
Support: 312/308/300/284.
Rekomendasi AKUMULASI BUY target 320/324 stop loss di bawah 300.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru