IHSG Diprediksi Turun, BNI Sekuritas Ajak ‘Beli’ BREN, TPIA, dan 4 Saham Top Ini!”

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (27/8/2024). Menurut prediksi Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, IHSG akan berada di kisaran level support 7530 hingga 7.560 dan level resistensi 7.620 sampai dengan 7.650.

“Hari ini IHSG berpotensi sedikit koreksi karena masih sepi katalis. ,” kata Fanny dalam laporan riset yang dirilis pagi ini.

Pada penutupan perdagangan pada Senin (26/8/2024), IHSG kembali ditutup menguat 61,896 poin atau naik 0,82% menjadi 7.606,195 dari penutupan Jumat (23/8/2024) di 7.544,298. Investor asing mencatatkan net buy Sebesar Rp660 miliar. Adapun saham-saham yang paling banyak dibeli investor asing antara lain adalah BBRI, BBNI, MDKA, BBCA, dan SMRA.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham berikut:

BREN Spec Buy
Dengan area beli di 9650, cutloss jika break di bawah 9450. Jika tidak break di bawah 9450, potensi naik ke 9850-10000 short term.

ARCI Spec Buy
Dengan area beli di 294, cutloss jika break di bawah 290. Jika tidak break di bawah 290, potensi naik ke 300-304 short term.

BMRI Spec Buy
Dengan area beli di 7000, cutloss jika break di bawah 6925. Jika tidak break di bawah 7000, potensi naik ke 7150-7250 short term.

TPIA Buy on Weakness
Dengan area beli di 9200, cutloss jika break di bawah 9050. Jika tidak break di bawah 9050, potensi naik ke 9450-9575 short term.

PNLF Spec Buy
Dengan area beli di 374, cutloss jika break di bawah 366. Jika tidak break di bawah 374, potensi naik ke 388-396 short term.

MAPI Spec Buy
Dengan area beli di 1500, cutloss jika break di bawah 1490. Jika tidak break di bawah 1490, potensi naik ke 1520-1540 short term.

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Tegaskan Belum Ada Revisi Target IPO, Kualitas Calon Emiten Jadi Prioritas Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan belum...

Transaksi Jumbo! Pengendali NSSS Divestasi 5,5% Saham Perusahaan Rp1,048 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Samuel Tumbuh Bersama (STB), salah satu pemegang...

OJK Gelar Fit and Proper Test Direksi BEI, Nama Terpilih Diumumkan Paling Lambat 22 Juni

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan tengah memproses...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru