IHSG Terpengaruh Sentimen Domestik, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ BRMS CS dan ‘Jual’ PNBN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (9/10/2025) diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri. Tim analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyampaikan hal tersebut dalam laporan riset yang dirilis hari ini.

Menurut analis BRIDS, pelaku pasar menantikan data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis dalam waktu dekat. Data ini menjadi indikator penting untuk melihat arah konsumsi domestik dan potensi pertumbuhan ekonomi ke depan.

Pada perdagangan Rabu (8/10/2025), IHSG turun 3,25 poin atau 0,04% ke level 8.166,03 dibanding penutupan Selasa, 7 Oktober 2025 di posisi 8.169,28. Sebanyak 406 saham tercatat melemah, 290 saham menguat, dan 103 saham tidak berubah. Investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp494 miliar.

Secara teknikal, IHSG masih berada di level aman dengan area support di 8.000 dan resistance di sekitar 8.234. Pelemahan hari itu dinilai sebagai fase konsolidasi wajar setelah penguatan yang terjadi sebelumnya. Level 8.000 masih menjadi area penopang kuat yang berhasil bertahan.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham – saham berikut:

1.BRMS – BUY

Secara pergerakan harga, BRMS masih dalam trend yang bullish. Terakhir, harga mampu bertahan dan memantul dari support minornya di Rp880. Potensi terdekat akan menguat menuju level resistance selanjutnya pada Rp990 – 1055

2.AADI – BUY

Pergerakan harga AADI baru saja break dari level resistance pentingnya pada Rp7.800. Selama bertahan diatas level tersebut, maka ada potensi penguatan hingga resistancenya di Rp8.825 – 10.200.

3.ESSA – BUY

Pergerakan harga ESSA secara jangka pendek masih dalam trend yang bullish. Saat ini, ESSA sedang berada pada area pullback dan berpotensi menuju level resistancenya di Rp765 – 825 jika terjadi kenaikan.

4.PNBN – SELL

Pergerakan harga PNBN masih dalam trend yang bearish. Terdapat pola bearish continuation setelah PNBN breakdown dari level supportnya pada Rp1.090. Potensi terdekat akan menuju target pelemahanya di Rp945.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Catat Tanggalnya! Harta Djaya Karya (MEJA) Siap Bagikan Saham Bonus Rasio 6:1

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA)...

Tinggalkan Bisnis Lama, Hotel Fitra (FITT) Banting Setir ke Sektor Tambang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)...

Sahamnya Terbang ke Rp6.000, Direktur Petrosea (PTRO) Kepergok Serok di Harga Diskon!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Michael, Direktur PT Petrosea Tbk (PTRO),...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru