Sabtu, Juli 20, 2024
30.9 C
Jakarta

IPO Saham 12-14 April 2023, Menn Teknologi Indonesia Raup Dana Rp34,42 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), calon emiten bidang teknologi digital penyedia solusi sistem informasi berhasis internet of things (LoT) untuk pengembangan smart transportasi dan logistik berencana melakukan Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) sebanyak 430,200 juta saham baru pada 12-14 April 2023 di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut manajemen MENN dalam prospektus yang diumumkan, Senin (27/2), Perseroan juga menerbitkan sebanyak 286,800 juta waran seri I. Setiap pemegang tiga saham baru berhak memperoleh dua waran seri I. Setiap pemegang satu waran seri I berhak membeli satu saham baru. Harga pelaksanaan waran seri I akan ditetapkan kemudian.

Manajemen MENN mengemukakan, jumlah saham Perseroan yang ditawarkan itu mewakili 30% dari modal ditempatkan dan disetor MENN setelah IPO saham dengan nominal Rp10 per unit.

Harga saham MENN yang ditawarkan kepada publik berada di rentang Rp75 sampai Rp80 per saham. Dana segar yang berpotensi diraup MENN maksimal Rp34,42 miliar.

PUP ini didahului dengan penawaran awal (book building) pada 27-31 Maret 2023. Untuk IPO MENN, PT Indo Capital Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Menurut manajemen MENN, pihaknya akan menggunakan dana hasil IPO ini untuk empat keperluan. Pertama, sekitar Rp1,69 miliar digunakan untuk pembayaran sebagian utang pokok kepada PT Bank Central Asia Tbk. Kedua, sebesar Rp12,40 miliar untuk belanja modal (capital expenditure/capex). Ketiga, sebesar Rp2 miliar untuk menyewa bangunan. Keempat, sisanya untuk modal kerja (operating expenses/opex). Adapun dana dari pelaksanaan waran seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan untuk ppenambahan modal kerja Perseroan.

Saham MENN akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 April 2023. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat menerbitkan pernyataan efektif untuk PUP MENN pada 10 April 2023.

Per 30 September 2022, MENN mencatat pendapatan Rp4,36 miliar, meningkat 82,43%, dari Rp2,39 miliar per 30 September 2021. Dari pendapatan tersebut, MENN membukukan laba bersih Rp781,04 juta per September 2022, meningkat 134,24% dibandingkan Rp333,44 juta per September 2021.

Kemudianm, total aset MENN naik sebesar 109,56%, dari Rp5,96 miliar pada 2021 menjadi Rp12,49 miliar per 30 September 2022. Adapun jumlah ekuitas MENN tumbuh 175,12% menjadi Rp11,50 miliar per 30 September 2022, dari Rp4,18 miliar pada 2021. Sedangkan jumlah liabilitas MENN turun 44,35%, dari Rp1,77 miliar pada 2021 menjadi Rp984,79 juta per 30 September 2022.

 

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru