STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar gembira bagi para pemburu dividen di pasar modal. Sebanyak delapan perusahaan tercatat (emiten) kompak memasuki tanggal cum dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada hari ini, Jumat (29/5/2026).
Momen ini menjadi batas akhir bagi investor ingin mendapatkan hak atas pembagian laba tahun buku perusahaan. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menjadi emiten yang menebar nilai dividen paling besar di antara lainnya.
Berdasarkan data keterbukaan informasi, GEMS akan membagikan dividen tunai sebesar Rp237,95 per saham. Perusahaan pertambangan ini menjadwalkan pembayaran dividen pada 11 Juni 2026.
Selain GEMS, dua emiten lain juga akan mencairkan dividen pada 11 Juni 2026. Mereka adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dan PT Pulau Subur Tbk (PTPS).
INET akan membagikan dividen sebesar Rp0,04 per saham. Sementara itu, PTPS bakal menyetor dividen tunai Rp4,5 per saham kepada para pemegang saham yang berhak.
Selanjutnya, PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menyusul dengan jadwal pembayaran pada 17 Juni 2026. PPGL menetapkan rasio dividen tunai sebesar Rp39,5 per saham.
Tiga emiten lainnya akan membayar dividen secara bersamaan pada 18 Juni 2026. Mereka adalah PT Soho Global Health Tbk (SOHO), PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID).
SOHO akan memberikan dividen senilai Rp39,5 per saham. Di sisi lain, TPMA membagikan dividen sebesar Rp42 per saham. Adapun TCID menebar dividen tunai Rp38 per saham.
Emiten terakhir yang menutup rangkaian pembayaran ini adalah PT Indo Acidatama Tbk (SRSN). SRSN akan membagikan dividen sebesar Rp1,1 per saham dengan tanggal pembayaran pada 19 Juni 2026.
Secara serentak, kedelapan emiten tersebut menetapkan jadwal perdagangan bursa tidak memuat dividen (Ex Dividen) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 2 Juni 2026.
Untuk Pasar Tunai, tanggal Cum Dividen jatuh pada 3 Juni 2026. Sementara tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai pada 4 Juni 2026.
Manajemen menegaskan penentuan pemegang saham yang berhak atau recording date jatuh pada 3 Juni 2026. Pastikan nama Anda tercatat dalam rekening efek pada tanggal tersebut untuk menikmati guyuran dividen ini.

