PTPP Rombak Pengurus dan Ubah Anggaran Dasar, Kontrak Baru Rp6,88 Triliun per April 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) Tahun Buku 2025. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Pusat PTPP, Jakarta, Selasa (19/05/2026).

Emiten konstruksi dan investasi nasional ini mengantongi persetujuan atas tujuh mata acara rapat. Salah satu poin krusial adalah perubahan Anggaran Dasar Perseroan.

Pemegang saham menyetujui pengalihan 31.619.477 lembar saham Seri B milik PT Danantara Asset Management (Persero) kepada BP BUMN.

Selanjutnya, saham tersebut berubah menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang BUMN. Negara Republik Indonesia kini memiliki 1% saham Seri A Dwiwarna melalui Kepala BP BUMN.

Selain itu, RUPS juga menetapkan susunan pengurus baru perseroan. Jabatan Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen kini diisi oleh Dhony Rahajoe. Sementara itu, posisi Direktur Utama tetap dijabat oleh Novel Arsyad.

Berikut susunan Dewan Komisaris PTPP:

  • Komisaris Utama / Komisaris Independen: Dhony Rahajoe
  • Komisaris: Setya Nugraha
  • Komisaris: Aisyah Zakiyyah
  • Komisaris: Giri Suprapdiono
  • Komisaris Independen: Tjia Marwan
  • Komisaris Independen: Ain Rika Armina

Susunan Direksi PTPP:

  • Direktur Utama: Novel Arsyad
  • Direktur Keuangan: Faizal Rahmad
  • Direktur Manajemen Risiko & Legal: Tommy Wiranata A
  • Direktur Strategi Korporasi dan HCM: I Gede Upeksa Negara
  • Direktur Operasi Bidang Infrastruktur: Yul Ari Pramuraharjo
  • Direktur Operasi Bidang Gedung: Yuyus Juarsa

Terkait kinerja, PTPP mencatatkan perolehan kontrak baru yang gemilang. Sepanjang tahun buku 2025, perseroan meraih kontrak senilai Rp24,95 triliun.

Komposisinya terdiri atas 45% proyek pemerintah, 35% proyek BUMN, dan 20% proyek swasta. Sektor gedung menjadi kontributor terbesar dengan porsi 35%.

Memasuki tahun 2026, tren positif berlanjut. Hingga April 2026, PTPP berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp6,88 triliun. Proyek pemerintah mendominasi raihan tersebut dengan porsi mencapai 82%.

Salah satu proyek jumbo yang didapat adalah pembangunan Jalan KSPEAN WANAM – MUTING Segmen 1 dengan nilai kontrak mencapai Rp1,77 triliun.

Sekretaris Perusahaan PTPP, Joko Raharjo, menyatakan komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja berkelanjutan. Strategi bisnis yang prudent dan penguatan fundamental menjadi kunci utama.

“PTPP fokus pada penciptaan nilai tambah berkelanjutan melalui optimalisasi portofolio proyek dan operational excellence,” ujar Joko.

Ia menambahkan, perseroan optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan kinerja ke depan. Penerapan manajemen risiko yang optimal dan Good Corporate Governance (GCG) dilakukan secara konsisten di seluruh lini bisnis.

Saat ini, PTPP juga meraih skor GCG sebesar 101,69 poin. Capaian ini menempatkan perseroan pada predikat “Leadership in Corporate Governance” atau Level 5.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Raup Laba Rp336 Miliar, WINS Tebar Dividen Tunai Rp2 per Saham!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS)...

Catat Jadwalnya! SOHO Tebar Dividen Rp501,32 Miliar, Investor Kantongi Rp39,5 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Soho Global Health Tbk (SOHO)...

Superkrane Mitra (SKRN) Siap Guyur Dividen Rp18 per Saham pada 5 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) akan membagikan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru