STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT PNM Investment Management (PNM IM). Penjualan saham tersebut dilakukan kepada PT Danantara Asset Management (DAM).
Nilai transaksi pengalihan saham ini mencapai Rp345 miliar. Angka tersebut mencakup 109.999 lembar saham atau setara 99,999% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor PNM IM.
Penandatanganan Akta Pengambilalihan Saham No. 270 dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2026. Proses ini berlangsung di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
Direktur Keuangan PT Permodalan Nasional Madani, Sahat Pangabahan menjelaskan langkah ini merupakan pelaksanaan penyelesaian transaksi penjualan saham. Hal tersebut merujuk pada Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) tertanggal 1 April 2026.
PJBB tersebut melibatkan Perseroan dan Koperasi Jasa Karyawan Permodalan Nasional Madani sebagai penjual. Sementara itu, DAM bertindak sebagai pembeli.
“Tujuan Transaksi adalah pengalihan kepemilikan saham PNM IM yang dimiliki oleh Perseroan kepada DAM,” tulis Sahat bersama Sekretaris Perusahaan PNM, Husein dalam keterbukaan informasi Kamis (23/7/2026).
Dengan penandatanganan akta tersebut, kepemilikan PNM atas saham PNM IM telah beralih sepenuhnya ke DAM. PNM IM kini menjadi anak perusahaan DAM. Dampaknya, laporan keuangan PNM IM tidak lagi dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan PNM. Perusahaan investasi tersebut juga sudah bukan lagi menjadi bagian dari Grup PNM.
Husein menegaskan informasi ini tidak memiliki dampak material yang merugikan terhadap kegiatan operasional. Aspek hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan tetap terjaga.
Laporan ini disampaikan PNM untuk memenuhi ketentuan Pasal 6 huruf (c) Peraturan OJK No. 31/2015. Dokumen dengan nomor surat S-660/PNM-DIR.KEU/COS/VII/26 tersebut dipublikasikan melalui sistem pelaporan elektronik otoritas terkait.

