Restrukturisasi Saham MDLA Lewat Inbreng, Ini Susunan Pemegang Saham Terbaru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mengumumkan restrukturisasi kepemilikan saham melalui skema inbreng atau kontribusi modal dalam bentuk saham.

Direktur Utama MDLA, Krestijanto Pandji, menyampaikan proses restrukturisasi tersebut telah rampung pada 7 Mei 2026. Aksi korporasi ini melibatkan 6,3 miliar lembar saham milik Dra. Hetty Soetikno.

Jumlah saham yang direstrukturisasi mewakili 44,96% dari total kepemilikan Dra. Hetty Soetikno di MDLA yang mencapai 9,24 miliar lembar saham atau setara 65,94%.

Saham-saham tersebut dialihkan kepada dua perusahaan milik Dra. Hetty Soetikno, yakni PT Cakra Universal Persada dan PT Vita Magna Trinita. Dalam kedua entitas itu, Dra. Hetty Soetikno tercatat memiliki kepemilikan masing-masing sebesar 99,998%.

“Tidak ada perubahan pengendalian dan pemilik manfaat di Perseroan yang terjadi sebagai akibat dari restrukturisasi kepemilikan saham melalui inbreng saham ini,” tulis Krestijanto dalam keterbukaan informasi.

Pasca restrukturisasi, komposisi kepemilikan saham MDLA mengalami perubahan. Dra. Hetty Soetikno kini memegang langsung sebanyak 2,94 miliar lembar saham atau setara 20,98%.

Sementara itu, PT Cakra Universal Persada memiliki 2,94 miliar lembar saham atau 20,98%, sedangkan PT Vita Magna Trinita menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 3,36 miliar lembar saham atau 23,98%.

Pemegang saham lainnya terdiri dari PT Ekon Prima dengan kepemilikan 1,26 miliar lembar saham atau 8,99%. Adapun masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% menguasai 3,51 miliar lembar saham atau 25,07%.

Total saham beredar Perseroan saat ini mencapai 14,01 miliar lembar saham.

Manajemen MDLA memastikan restrukturisasi tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap Perseroan, baik dari sisi operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha.

“Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tegas Krestijanto.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ace Oldfields (KUAS) Tebar Dividen Rp1,5 per Saham, Simak Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) berencana...

BEI Cabut Status Pemantauan Khusus Saham Ini Mulai 11 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut...

Sillo Maritime (SHIP) Tebar Dividen Tunai Rp35 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru