spot_img

Saham BAIK Keluar dari Pemantauan Khusus, Pindah ke Papan Pengembangan Mulai 19 Mei

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengeluarkan saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dari daftar pemantauan khusus. Kebijakan otoritas bursa ini mulai berlaku efektif pada Selasa, 19 Mei 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam pengumuman resmi bursa dengan Nomor Peng-CK-00050/BEI.PLP/05-2026. Sebelumnya, saham BAIK tercatat dalam Papan Pemantauan Khusus (Watchlist).

Teuku Fahmi Ariandar, Kadiv Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, menjelaskan perubahan status ini melalui keterangan tertulisnya. Setelah pencabutan tersebut, saham BAIK kini beralih ke Papan Pengembangan.

Bursa mencabut status pemantauan khusus BAIK karena emiten ini tidak lagi memenuhi kriteria tertentu. Sebelumnya, BAIK masuk dalam radar pantauan bursa berdasarkan kriteria nomor 10.

Kriteria 10 sendiri berkaitan dengan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa. Kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh aktivitas perdagangan saham yang bersangkutan.

“Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 19 Mei 2026,” tegas Teuku Fahmi Ariandar dalam keterbukaan informasi pada Senin (18/05/2026).

Sebagai informasi, bursa menerapkan 11 kriteria untuk memasukkan saham ke dalam daftar pemantauan khusus. Beberapa di antaranya meliputi harga rata-rata saham kurang dari Rp51,00 hingga laporan keuangan yang mendapatkan opini tidak menyatakan pendapat (disclaimer).

Likuiditas rendah juga menjadi salah satu kriteria utama. Hal ini diukur dari nilai transaksi rata-rata harian kurang dari Rp5 juta. Selain itu, volume transaksi harian harus di bawah 10 ribu saham selama tiga bulan terakhir.

Dengan keluarnya BAIK dari daftar tersebut, saham ini tidak lagi menyandang notasi khusus terkait pemantauan. Investor kini dapat memantau pergerakan saham BAIK di Papan Pengembangan sesuai ketentuan yang berlaku.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Agro Jaya Mandiri Rogoh Rp49,96 Miliar, Kini Genggam 5,02% Saham DGWG

STOCKWTCH.ID (JAKARTA) – Agro Jaya Mandiri meningkatkan porsi kepemilikan...

Jadwal Dividen Tunai SGRO 2026: Rp193 per Saham Cair 28 Juli, Yield 6,45%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO)...

CUAN Habiskan Rp17,73 Miliar untuk Eksplorasi Emas di Sumbawa, Ini Hasilnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru