Jumat, Desember 5, 2025
24.9 C
Jakarta

Setelah Rugi Rp955 Miliar, Bukalapak Akhirnya Kantongi Laba Rp112 Miliar pada kuartal I 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) memulai tahun 2025 dengan kabar baik. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp112 miliar pada kuartal I 2025. Padahal di kuartal sebelumnya, BUKA masih mencatat rugi bersih sebesar Rp955 miliar.

Kinerja positif ini didorong oleh peningkatan margin kontribusi, efisiensi operasional, dan nilai investasi yang ikut naik. Pendapatan juga tumbuh signifikan sebesar 37% secara kuartalan, dari Rp1,1 triliun di kuartal IV 2024 menjadi Rp1,5 triliun di kuartal I 2025.

Mulai awal 2025, BUKA menerapkan struktur bisnis baru. Segmen usahanya kini terbagi menjadi empat: Mitra Bukalapak, Gaming, Retail, dan Investment. Langkah ini diambil untuk memperkuat fokus jangka panjang perusahaan.

Margin kontribusi meningkat hampir dua kali lipat dibanding kuartal sebelumnya, mencapai Rp80 miliar. Sementara itu, adjusted EBITDA membaik tajam, dari minus Rp147 miliar menjadi hanya minus Rp20 miliar.

Kombinasi adjusted EBITDA dan pendapatan bunga bersih juga melonjak jadi Rp212 miliar, dari sebelumnya Rp105 miliar. Biaya umum dan administrasi juga turun 6% jika tidak menghitung biaya hukum dan restrukturisasi sekali bayar.

CEO Bukalapak, Willix Halim, menyambut pencapaian ini dengan penuh optimisme. “Kami sangat antusias oleh kinerja kami di kuartal pertama 2025. Peningkatan margin kontribusi, efisiensi operasional, dan kembalinya profitabilitas menunjukkan bahwa transformasi kami mulai membuahkan hasil nyata,” ujarnya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Per akhir Maret 2025, Bukalapak tercatat memiliki kas, setara kas, dan investasi likuid sebesar Rp18,8 triliun. Angka ini memberikan fleksibilitas keuangan yang besar bagi perusahaan untuk terus menjalankan berbagai inisiatif dan investasi ke depan.

Willix juga yakin performa positif ini akan berlanjut. “Seiring dengan restrukturisasi yang diharapkan rampung pada paruh pertama tahun ini, kami yakin momentum dari 1Q25 akan terus berlanjut dan memungkinkan kami untuk mencapai profitabilitas yang berkelanjutan di kuartal-kuartal mendatang,” lanjutnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Mulai 1 Januari 2026, Sistem Co-Payment Asuransi Kesehatan Siap Jalan! Begini Aturannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Komisi XI DPR RI menggelar rapat...

MDKA dan EMAS Teken Perjanjian Pinjaman US$50 Juta, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Direksi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)...

Realisasi Target Penjualan Sunson Textile (SSTM) 92,5% per September 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru