back to top

Ekspansi Bisnis, Remala Abadi Bentuk Perusahaan Patungan Bidang Konstruksi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Remala Abadi Tbk (DATA) bersama PT Maxindo Mitra Solusi (MMS) telah mendirikan perusahaan patungan bernama, PT Mitra Integrasi Bersama (MIB) pada 10 Desember 2024. Selanjutnya, MIB secara struktur kepemilikan akan menjadi anak usaha Perseroan.

“Pendirian MIB ini sebagai langkah strategis untuk memperluas cakupan bisnis Perseroan di sektor  konstruksi, informasi dan telekomunikasi,” kata Richard Kartawijaya, Direktur Utama DATA  dalam keterangan, Kamis (12/12/2024).

Menurut Richard, modal dasar Mitra Integrasi Bersama (MIB) sebesar Rp20 miliar dan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp5 miliar. Perusahaan patungan Mitra Integrasi Bersama (MIB) beralamat di Kota Administrasi Jakarta Utara.

Komposisi pemegang saham Mitra Integrasi Bersama (MIB), menurut Richard,  adalah sebagai berikut, PT Remala Abadi Tbk (DATA) sebesar 51%, sedangkan PT Maxindo Mitra Solusi (MMS) menguasai 49% saham.

“Tujuan pembentukan MIB adalah melaksanakan pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan infrastruktur komunikasi, termasuk konstruksi sentral  telekomunikasi. Selain itu, juga menyediakan layanan akses komunikasi menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi, termasuk distribusi data dan sinyal televisi,” tulis Richard dalam keterangannya.

Richard menambahkan, pendirian PT MIB akan mendorong diversifikasi operasional Perseroan melalui ekspansi bisnis ke sektor konstruksi jaringan telekomunikasi dan layanan komunikasi berbasis infrastruktur. Bahkan kolaborasi antara Perseroan dan MIB juga dapat meningkatkan efisiensi penyediaan layanan ISP dengan memperluas cakupan infrastruktur telekomunikasi. Seperti pembangunan sentral telekomunikasi dan pengelolaan kabel telekomunikasi.

Menurut Richard, pendirian entitas MIB ini tidak berdampak material negatif terhadap kondisi keuangan Perseroan karena bersumber dari dana internal. “Dalam jangka panjang, pendirian MIB diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan Perseroan melalui potensi peningkatan layanan dan diversifikasi portofolio bisnis,” ungkapnya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tiga Obligasi Baru Melantai Bareng di BEI, Total Emisi 2026 Tembus Rp40,51 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan...

IHSG Rontok 7,89% Sepekan, Investor Asing Tarik Dana Rp7,29 Triliun Sepanjang 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - Kinerja pasar saham Indonesia sedang lesu...

Taspen Makin Agresif Serok Saham, BBNI hingga WTON Jadi Pilihan Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Taspen (Persero) terus memperkuat portofolio...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru