STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur pemegang saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tidak mengalami perubahan selama periode Maret 2026. Unilever Indonesia Holding B.V. tetap menjadi pengendali utama emiten konsumer tersebut.
Laporan Biro Administrasi Efek (BAE) PT Sharestar Indonesia per 31 Maret 2026 menunjukkan data kepemilikan tersebut. Perusahaan asal Belanda ini menguasai 32,42 miliar lembar saham. Porsi kepemilikan ini setara dengan 84,992%.
Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh UNVR mencapai 38,15 miliar lembar saham. Pemegang saham utama berlokasi di Weena 455, 3013 AL Rotterdam, Belanda. Hingga kini, porsi kepemilikan tersebut tidak bergeser dari posisi bulan sebelumnya.
Laporan tersebut juga mengungkap informasi mengenai investasi manajemen. Seluruh jajaran direksi maupun komisaris UNVR tidak memiliki satu pun lembar saham di perusahaan. Total kepemilikan saham oleh petinggi perusahaan tercatat 0%.
“Kepemilikan saham oleh direksi/komisaris per 31/03/2026 adalah 0,” tulis laporan resmi dari PT Sharestar Indonesia, dikutip Minggu (26/4/2026).
Data kepemilikan efek ini dilaporkan oleh Ruswandi. Laporan tertanggal 2 April 2026 ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi pasar modal. Status kewarganegaraan pemegang saham pengendali UNVR tercatat sebagai pihak asing.
