Jelang RUPS, Presiden Komisaris dan Direktur OMRE Mundur Bareng, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) mengumumkan, pengunduran diri empat petinggi perusahaan properti tersebut secara bersamaan, masing-masing, adalah  Presiden Komisaris dan tiga orang Direktur Perseroan.

Menurut Husni Ali,  Presiden Direktur OMRE dalam keterangan, Rabu (18/6/2025), Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Ferry Siswojo Djongianto selaku Komisaris Utama Perseroan pada 18 Juni 2025.

Pada saat yang bersamaan, Perseroan juga menerima surat pengunduran diri Ibu Marisa Kolonas, Bapak Agus Gozali, dan Bapak  Hartono, masing-masing selaku Direktur Perseroan.

“Pengunduran diri Presiden Komisaris dan tiga Direktur perusahaan properti ini terhitung sejak Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tanggal 19 Juni 2025,” katanya.

Namun, Husni tidak menjelaskan penyebab dan alasan keempat petinggi OMRE ini mundur bareng-bareng dari Perusahaan properti dan real estat tersebut.

Sekedar informasi, PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) adalah perusahaan yang bergerak di sektor properti. Didirikan pada tanggal 23 April 1983 dengan nama PT Triyasa Tamihan yang kemudian diubah menjadi PT Ometraco Realty.

Perusahaan melakukan IPO pada tahun 1994, kemudian berganti nama menjadi PT Indonesia Prima Property pada tahun 1996. Kegiatan usaha perseroan dan anak perusahaannya meliputi persewaan ruang perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen, hotel, pembangunan perumahan dan fasilitasnya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Geser ke Zona Hijau, IHSG Pagi Ini Naik 0,51% ke 7.580,237 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Tambah Free Float, Barito Pacific Lepas 0,0287% Saham BREN, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali PT Barito  Renewable Energy Tbk...

Harga Melonjak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Tiga Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru