back to top

Tambah Investasi, Bos SOLA Serok 250.000 Saham Emiten Perdagangan Aspal Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA),  Mochamad Bhadaiwi menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan perdagangan aspal, pengolahan asal dan jasa konstruksi ini. Ini dilakukan melalui pembelian sebanyak 250.000 lembar saham SOLA pada tanggal 6 Januari 2026.

Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan Manajemen, Jumat 9 Januari 2026, Mochamad Bhadaiwi membeli saham SOLA pada  harga Rp121 per lembar  untuk tujuan investasi dengan status kepemilikan saham langsung.

Adapun kepemilikan Mochamad Bhadaiwi atas saham SOLA setelah pembelian tersebut meningkat menjadi  sebanyak 125.788.900  unit atau setara 3,83%. Sebelumnya transaksi,  Bhadaiwi  memiliki 125.538.900 unit atau 3,82% saham.

Harga saham SOLA pada perdagangan di BEI, Jumat 9 Januari 2026 tercatat Rp127 per unit, naik 0,79% dibanding sehari sebelumnya. Jika dibandingkan antara harga penutupan 30 Desember 2025 terhadap harga saat ini, maka saham SOLA telah meningkat sebesar 2,42%.

Seperti diketahui, PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) didirikan pada tahun 2015 sebagai perusahaan penanaman modal asing, namun telah menjadi perusahaan penanaman modal dalam negeri pada tahun 2019.

Melalui anak-anak usahanya, perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan aspal, industri pengolahan aspal, dan jasa konstruksi. Industri pengolahan aspal sendiri ditujukan untuk konstruksi jalan maupun konstruksi bangunan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Jaga Stabilitas Harga, Mitra Keluarga Siap Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) berencana...

Inilah 5 Saham Top Losers dalam Pekan Ini, Ada JAYA, MDIA dan YELO

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan...

Bank Mandiri Siap Bayar Pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan I/2025  Seri A Rp500  Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana untuk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru