back to top

Harganya Melonjak Tak Wajar, Saham APLN hingga INDS Masuk Radar Pantauan BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang memelototi pola transaksi tiga saham emiten sekaligus. Langkah ini diambil karena terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Ketiga saham tersebut milik PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) dan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN). Satu emiten lainnya adalah PT Indospring Tbk (INDS). Keputusan ini bertujuan melindungi kepentingan para pemodal di pasar saham.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, memberikan penjelasan resmi mengenai kondisi ini. “Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan telah terjadi peningkatan harga saham… yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” ujarnya dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (14/1/2026).

Yulianto menegaskan pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan ada pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Namun, bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi ketiga saham tersebut secara mendalam.

Para investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Pelaku pasar juga perlu mencermati kinerja emiten dan seluruh keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Pertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi.

Informasi terakhir mengenai emiten LIVE muncul pada 8 Januari 2026. Kabar tersebut dipublikasikan melalui website bursa perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Untuk emiten APLN, informasi terakhir terbit pada 9 Januari 2026. Kabar itu berkaitan dengan penjualan pusat perbelanjaan atau mall Deli Park. Sementara itu, informasi terakhir INDS dipublikasikan pada 7 Januari 2026 perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Hingga saat ini, belum ada catatan mengenai sanksi suspensi sebelumnya untuk ketiga saham tersebut dalam periode pantauan terakhir. Bursa akan terus memberikan pembaruan jika ditemukan pola transaksi yang mencurigakan lebih lanjut.

Harga Saham

Saham LIVE, APLN, dan INDS kompak menguat pada perdagangan Selasa, 13 Januari 2026, di Bursa Efek Indonesia.

Saham LIVE ditutup di Rp306. Harganya naik Rp24 atau 8,51% dari penutupan sebelumnya di Rp282. Pada awal perdagangan, saham ini dibuka di Rp300. Sepanjang hari, LIVE sempat bergerak di rentang Rp292 hingga Rp340. Volume transaksi tercatat 74.350.700 saham. Posisi Rp306 juga menjadi harga tertinggi LIVE sepanjang tahun berjalan. Sementara itu, harga terendah tahun ini berada di Rp218 pada 8 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, LIVE bergerak di kisaran Rp107 sampai Rp348. Kapitalisasi pasar LIVE mencapai Rp1.405.459.534.284.

Saham APLN melonjak tajam. Harga saham APLN ditutup di Rp204, naik Rp30 atau 17,24% dari harga penutupan sebelumnya di Rp174. Saham ini dibuka di Rp181. Selama perdagangan, APLN sempat menyentuh level tertinggi Rp214 dan terendah Rp181. Volume transaksi mencapai 1.242.446.400 saham. Level Rp204 juga menjadi harga tertinggi APLN sepanjang tahun berjalan. Harga terendah tahun ini tercatat di Rp107 pada 2 Januari 2026. Dalam periode 52 minggu, saham ini bergerak di rentang Rp75 hingga Rp214. Kapitalisasi pasar APLN tercatat Rp4.630.662.662.916.

Saham INDS juga mencatat kenaikan signifikan. Harga saham ini ditutup di Rp444, melonjak Rp88 atau 24,72% dari posisi sebelumnya di Rp356. INDS dibuka di Rp444. Sepanjang hari, saham ini bergerak di kisaran Rp364 sampai Rp444. Volume transaksi tercatat 29.542.500 saham. Harga Rp444 menjadi level tertinggi INDS sepanjang tahun berjalan. Harga terendah tahun ini berada di Rp226 pada 2 Januari 2026. Dalam 52 minggu terakhir, saham INDS bergerak di antara Rp197 hingga Rp444. Kapitalisasi pasar INDS mencapai Rp2.913.748.712.400.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Geopolitik Memanas, Saham Energi dan Emas Berpotensi Jadi Penopang Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dunia dikejutkan oleh eskalasi militer antara...

Wakil Komisaris Utama Bank KB Indonesia (BBKP) Mundur

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank KB IndonesiaTbk (BBKP) mengumumkan,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru