back to top

Investor Jepang Kuasai 65,23% Saham Mandom Indonesia (TCID), Free Float 17,77%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) merilis laporan bulanan registrasi pemegang saham terbarunya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 28 Februari 2026, jumlah pemegang saham Single Investor Identification (SID) perseroan mengalami penyusutan. Saat ini tersisa 803 investor. Angka ini berkurang 36 investor dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 839 SID.

Struktur kepemilikan saham mayoritas di atas 5% sama sekali tidak berubah. Mandom Corporation asal Jepang tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali. Entitas ini menguasai 262,31 juta saham perusahaan kosmetik tersebut atau setara 65,23% dari total saham yang beredar.

Selain pemegang saham pengendali, investor dengan kepemilikan besar lainnya adalah PT Asia Jaya Paramita. Perusahaan ini memiliki 45,71 juta saham atau sekitar 11,37% dari total saham Perseroan.

Adapun total saham Mandom Indonesia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 402,13 juta saham. Tidak terdapat saham treasuri yang dimiliki Perseroan pada periode tersebut.

Jajaran dewan komisaris dan direksi juga mengempit sebagian kecil saham TCID. Komisaris Lie Harjono mengantongi 506 ribu saham dengan porsi 0,13%. Direksi Hirokazu Kagami memiliki 40 ribu saham atau 0,01%.

Sementara itu, porsi kepemilikan saham publik di bawah 5% terbagi ke dalam dua kategori. Saham publik warkat tercatat sebanyak 22,05 juta saham atau 5,49%. Saham publik non-warkat mendominasi sebanyak 71,46 juta saham atau 17,77%.

Total saham free float perseroan saat ini tercatat sebesar 71,46 juta saham. Rasio free float ini setara dengan 17,77% dari total 402,13 juta saham perseroan secara keseluruhan. Perseroan tidak memiliki saham treasuri sama sekali.

Laporan resmi ini turut mengungkap identitas pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) perseroan. Motonobu Nishimura bertindak sebagai pemilik manfaat berstatus bukan pemegang saham langsung.

“Semua informasi dalam LBRE telah dimuat secara lengkap dan benar, tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar,” tegas Alia Risyamaya Dewi, Corporate Secretary Mandom Indonesia, dalam keterbukaan informasi, Minggu (8/3/2026).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kronologi Berakhirnya Kiprah HSBC Sekuritas: Dari Minta Suspensi Hingga Pencabutan SPAB

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

Rela Terdilusi, Pemegang Saham Pengendali Lepas Hak Right Issue Anabatic (ATIC)! Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menyiapkan...

BEI Catat 37 Emisi Obligasi Raup Rp41,41 Triliun, Ada 20 Penerbitan Baru Masuk Pipeline

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru